Breaking News:

Pelarangan Mudik

PNS Berani Cuti lalu Mudik Lebaran? Hati-hati Ada Sanksinya Lho, Lumayan Berat Hukumannya

Larangan mudik Lebaran 2021 berlaku hampir untuk semua kalangan, tak terkecuali kepada pegawai negeri sipil (PNS) atau aparatur sipil negara (ASN).

Tribunnews.com/ Herudin
Pegawai Negeri Sipil (PNS) 

TRIBUNCIREBON.COM, JAKARTA - Larangan mudik Lebaran 2021 berlaku hampir untuk semua kalangan, tak terkecuali kepada pegawai negeri sipil (PNS) atau aparatur sipil negara (ASN).

//

Kementerian PANRB menegaskan ASN dilarang untuk mudik Lebaran atau bepergian selama 6-17 Mei 2021.

Tak hanya itu, Kementerian PANRB juga melarang ASN untuk mengambil cuti selama periode tersebut.

Aturan itu telah tercantum dalam Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) No. 8/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah dan atau Mudik dan atau Cuti Bagi Pegawai ASN dalam Masa Pandemi Covid-19.

Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian PANRB, Rini Widyantini, menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah sanksi untuk ASN yang masih 'bandel' tetap mudik Lebaran atau ambil cuti.

“Apabila ada ASN yang melanggar maka yang bersangkutan akan diberikan hukuman sebagaimana diatur dalam PP nomor 53 Tahun 2010 dan PP nomor 49 tahun 2018 tentang manajemen pegawai dengan perjanjian kerja,” kata Rini Widyantini.

Sanksi yang dimaksud dalam PP Nomor 53 tahun 2010 terbagi dalam tiga kategori.

Yakni hukuman ringan berupa teguran tertulis dan lisan, hukuman sedang berupa penundaan kenaikan gaji hingga penurunan pangkat, dan hukuman berat berupa pemberhentian sebagai ASN.

“Demikian itu ada beberapa jenis hukuman untuk ASN yang perlu diperhatikan," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved