Breaking News:

Nyamar Jadi Ojol, Pria di Sukabumi Bobol Rumah & Gasak Barang Berharga, 5 Jam Kemudian Ditangkap

MFM (26) terpaksa harus beurusan dengan Polisi setelah diketahui mencuri sejumlah barang berharga usai membobol rumah

Editor: Mutiara Suci Erlanti
ist
Ilustrasi - Borgol 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kota Sukabumi, Fauzi Noviandi. 

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - MFM (26) terpaksa harus beurusan dengan Polisi setelah diketahui mencuri sejumlah barang berharga usai membobol rumah di Perumahan Genting Puri, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, AKP Cepi Hermawan, mengungkan, peristiwa pencurian dengan pemberatan  tersebut terjadi pada hari Senin (3/5/2021) sekitar pukul 17:00 WIB.

"Pelaku melakukan aksinya hanya seorang diri, dan hanya menggunakan obeng, ketika itu rumah dalam keadaan kosong, karena pemilik rumah dalam keadaan belum pulang kerja," katanya pada wartawan di Mapolres Sukabumi Kota, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Maling Motor Beraksi di Siang Bolong d Puskesmas Pelabuhanratu, Terekam CCTV Pakai Kaos Security

Dalam melakukan aksinya itu, kata dia, pelaku menyamar sebagai ojek online dan mangkal disekitar rumah korban.

Setelah dipastikan rumah dalam keadaan kosong. Pelaku langsung melakukan aksinya dan membobol pagar dan rumah. 

"Setelah berhasil masuk ke dalam rumah korban, pelaku mengambil kendaraan roda empat dengan surat - suratnya. Tidak hanya itu ia juga membawa satu laptop, dan playstasion, sehingga total kerugian mencapai Rp 130 juta," jelasnya. 

Baca juga: Tiga Maling di Sumedang Gondol Besi dari Gudang Logistik, Korban Rugi Rp 25 Juta, Pelaku Ditangkap

Menurutnya, setelah berhasil membobol dan membawa beberapa barang hasil curiannya itu, pelalu sempat menyimpan kendaraan miliknya di lokasi kejadian. Usai itu ia kembali untuk membawa kendaraannya. 

"Berdasarkan keterangan pelaku, dia mengaku baru pertama kali melakukan pencurian. Dia terpaksa melakukannya karena butuh biaya untuk berangkat kerja ke Jepang," katanya. 

Cepi menambahkan, pelaku berhasil dimanakan petugas kurang dari sekitar 5 jam. Ia ditangkap saat berada disebuah kosan di daerah Citamiang sekitar pulul 20.00 WIB. 

"Akibat perbuatannya itu, pelaku dikenakan pasal 363 ayat (1) ke-3 KUHP tentang pelaku pencurian dengan pemberatan diancam dengan pidana tujuh tahun penjara," katanya. 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved