Breaking News:

Libur Lebaran Objek Wisata Pangandaran Tetap Buka yang Penting Prokes Covid-19 Dilaksanakan

Jeje mengatakan, pemilahan wisatawan atau pemudik akan terlihat di pintu gerbang objek wisata Pangandaran.

ISTIMEWA
Ilustrasi: Pengunjung pantai Pangandaran naik 3 sampai 4 kali lipat dibanding hari minggu sebelumnya, Minggu (7/7/2020). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNCIREBON.COM, PANGANDARAN - Bupati Pangandaran, H Jeje Wiradinata memastikan pariwisata pada libur lebaran Idulfitri 1442 H, akan tetap buka. 

Namun, tentu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat.

"Gak, gak ada penutupan objek wisata saat libur Lebaran. Tetap buka, yang penting protokol kesehatannya tetap dilaksanakan,” ujar Bupati Jeje kepada beberapa wartawan, Senin (3/5/2021).

"Namun bagaimana petugas membedakan antara pemudik dengan wisatawan. Bukankah libur Lebaran berada pada rentang waktu pelarangan mudik 6 sampai 17 Mei 2021?" lanjutnya.

Baca juga: Objek Wisata Buka Lagi, Dirpolairud Polda Jabar Imbau Wisatawan Tidak Berenang di Pantai Selatan

Baca juga: Pemudik Asal Bekasi Nekat Pulang Kampung ke Kuningan Lewat Jalan Tikus, Ketahuan Petugas

Jeje mengatakan, pemilahan wisatawan atau pemudik akan terlihat di pintu gerbang objek wisata Pangandaran.

"Kan, dari perbatasan ada penyekatan. Kemudian, masuk ke Pangandaran. Nah, kalau wisatawan pasti akan masuk ke tol gate (pintu masuk wisata pantai), kalau pemudik tidak akan masuk ke sana," ucap Ia.

Meskipun ternyata ada pemudik yang lolos, lanjut Jeje, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Satgas COVID-19 di tingkat desa, untuk melakukan karantina atau isolasi mandiri selama 5 hari.

"Pihak desa, sudah kami tekankan untuk memantau warganya yang mudik. Kalau ada yang lolos wajib karantina dulu 5 hari," katanya.

Ia menjelaskan, pemudik dan wisatawan berbeda dalam interaksinya. Wisatawan akan lebih mudah dipantau pelaksanaan prokesnya, karena mereka berada di ruang publik.

"Wisatawan pun tinggal di kamar hotel atau penginapan. Sementara pemudik, ketika pulang ke rumahnya akan mengalami kontak erat dengan orangtua atau keluarganya di kampung."

Baca juga: Sarnoto Nekat Mudik dari Cibubur ke Tegal, Berangkat Saat Sahur, Siang Sudah Lolos Sampai Indramayu

Baca juga: Amanda Manopo Serang Balik Nikita Mirzani, Disebut Peralat Billy Syahputra, Dibuang Setelah Terkenal

"Jadi, beda potensi penyebarannya antara pemudik dengan wisatawan," kata Jeje.

Selain itu, tambah Jeje, Ia sudah menyiapkan skema jika ternyata wisatawan yang datang ke pantai Pangandaran membludak.

"Kami juga, akan berlakukan buka tutup. Kalau wisatawan terlalu padat, kami akan tutup sementara. Seperti yang kami lakukan pada malam tahun baru," ucapnya.

Untuk melaksanakan skema tersebut, kata Jeje, Pemkab Pangandaran sudah melakukan koordinasi dengan aparat TNI dan Polri.

Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved