Breaking News:

Uang Pecahan Rp 75.000 Bisa Dipakai untuk Transaksi Pembayaran? Berikut Penjelasan Bank Indonesia

Bank Indonesia (BI) tahun lalu mengeluarkan Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun RI (UPK 75 Tahun RI)

Istimewa
Uang baru Rp 75.000 edisi Kemerdekaan 75 Tahun Republik Indonesia. 

Laporan Wartawan Grid.ID, Mia Della Vita

TRIBUNCIREBON.COM- Bank Indonesia (BI) tahun lalu mengeluarkan Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun RI (UPK 75 Tahun RI) atau uang baru pecahan Rp 75.000.

Masyarakat bisa mendapatkan uang edisi khusus Rp 75.000 di seluruh kantor BI dan jaringan bank.

Meskipun edisi khusus, uang Rp 75.000 tetap bisa digunakan sebagai alat transaksi pembayaran.

Informasi tersebut disampaikan oleh Bank Indonesia melalui akun Instagram resmi mereka, @bank_indonesia.

Jadi, masyarakat tidak perlu ragu untuk menggunakan uang tersebut sebagai alat transaksi di dalam negeri.

Penjelasan Bank Indonesia terkait uang edisi khusus Rp 75.000
tangkap layar instagram @bank_indonesia
Penjelasan Bank Indonesia terkait uang edisi khusus Rp 75.000

"Rupiah yang belum ditarik dari peredaran, tanpa terkecuali #UPK75RI merupakan alat pembayaran yang sah."

"Jadi jangan ragu lagi utk dipakai sebagai alat transaksi di NKRI. Hmm, #SobatRupiah tahu kan aturan main untuk yang menolak Rupiah sebagai alat transaksi?," tulis BI dikutip Grid.ID, Minggu (2/5/2021).

BI pun menjelaskan, di dalam Pasal 23 ayat (1) UU Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang disebutkan bahwa setiap orang dilarang menolak menerima rupiah yang penyerahannya dimaksudkan sebagai pembayaran.

Dalam pasal 33 ayat (2) beleid tersebut ditegaskan, setiap orang yang menolak menerima rupiah bisa dipidana dengan pidana kurungan paling lama satu tahun dan pidana denda paling banyak Rp 200 juta.

Halaman
12
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved