Breaking News:

PERBUATAN Jahat Nani Apriliani Berbuntut Bocah Tewas, Sate Racun Sianida Disantap Bocah Tak Berdosa

Nani Apriliani, wanita asal Majalengka tersangkut kasus hukum karena otak jahatnya yang mengirim sate beracun sianida di Bantul, Yogyakarta.

Editor: Fauzie Pradita Abbas
(KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO)
Tersangka Pengiriman Sate beraccun, NA, di Mapolres Bantul Senin (3/5/2021). 

TRIBUNCIREBON.COM - Sosok Nani Apriliani, wanita asal Majalengka tersangkut kasus hukum karena otak jahatnya yang mengirim sate beracun sianida di Bantul, Yogyakarta.

//

Sate itu beracun karena mengandung kalium sianida. Nani mengirimkan sate tersebut untuk seseorang bernama Tomy melalui jasa pengiriman ojek online yang dipesan secara offline.

Seperti yang dimuat Kompas.com, pengirim sate beracun itu mulanya membeli kalium sianida atau KCN secara online sebanyak 250 gram.

Menurut Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono, perempuan berusia 25 tahun ini membeli sianida seharga Rp 224 ribu melalui e-commerce.

Kemudian, Nani menggunakan untuk ditaburkan ke dalam bumbu sate.

"250 gram harganya Rp 224.000," kata  di Mapolres Bantul, Senin (3/5/2021).

Kini, terungkap otak jahat Nani Apriliani di balik sate beracun sianida itu. Ia sengaja meracuni sate untuk Tommy karena perasaan sakit hati.

Baca juga: Terkuak! Ini Sosok Perempuan Pengirim Sate Beracun yang Tewaskan Anak Ojol, Motifnya Masalah Asmara

Namun dalam kasus ini, orang yang menyantap makanan itu bukanlah orang yang menjadi sasaran Nani, korbannya justru anak dari pengemudi ojek online yang mengonsumsi bumbu sate tersebut.

Dari sinilah awal mula kasus sate beracun di Bantul ini terbongkar. Kini, Nani pun sudah dibekuk pihak kepolisian.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved