Breaking News:

Ternyata Ada Banyak Kader Partai Ummat di Kabupaten Bandung, Musyarawah Pendirian Digelar Januari

Sejak Januari 2021 ternyata sudah ada musyawarah pendirian Partai Ummat di Kabupaten Bandung.

Istimewa
Lambang Partai Ummat, partai baru yang didirikan Amien Rais. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG- Sejak Januari 2021 ternyata sudah ada musyawarah pendirian Partai Ummat di Kabupaten Bandung.

Menurut Majlis Pertimbangan Partai Amanat Nasional, Kasful Anwar rencana dibentuknya, Partai Ummat di Kabupaten Bandung sudah dari Januari 2021.

"Saya hadir karena diundang, bersama teman-teman (yang akan) mendirikan partai ummat, kenapa saya sebut teman-teman karena orang-orang PAN," ujar Kasful, saat dihubungi tribun jabar, Minggu (2/5/2021).

Baca juga: Zulkifli Hasan Disebut Harus Gerak Cepat Amankan Kader PAN, Direktur IPO: Partai Ummat Kekuatan Baru

Kasful mengungkapkan, pada tanggal 21 Januari 2021, dihadiri 35 persennya kader PAN, dan 65 persen umum, atau dari kelompok agama, seperti Persis, Muhammadiyah, NU.

"Dibentuklah panitia pada saat itu, disebut tim pendirian, disaksikan oleh presidium provinsi. Jadi setelah itu anak-anak bekerja di kecamatan-kecamatan sudah banyak kader-kadernya," kata Kasful.

Kasful mengatakan, dia merupakan pendiri PAN di Kabupaten Bandung, sehingga, tak termasuk kepada struktur Partai Ummat, tapi hanya membantu.

"Saya membantu karena dari (Partai Ummat) provinsi itu datang ke muhammadiyah, saya sebagai pengurus muhammadiyah di provinsi. Jadi awalnya begitu presediun Partai Ummat Jabar adiensi ke Muhammadiyah Jabar, diterima lah oleh Muhammadiyah, salah satu yang menerima adalah saya," katanya.

Sehingga diakui Kapful,  oleh teman-temannya di Kabupaten Bandung dianggap tahu persis kondisinya (Partai Ummat).

Baca juga: Banyak Tokoh Muhammadiyah dan Kader PAN di Bandung Loncat ke Partai Ummat yang Didirikan Amien Rais

"Diundanglah pada 21 januari 2021," ucapnya.

Saat ditanya apa alasannya tetap bertahan di PAN padahal banyak kader PAN bergabung dengan Partai Ummat, Kasful mengatakan, pertama saya ingin memperbaiki PAN yang sebenarnya.

"Jadi PAN itu sebagai partai solid tak boleh bergeser, PAN memang bukan partai islam tapi partai kebangsaan. Sehingga PAN kalau seenaknya akan ditinggalkan orang, salah satu wujud konkretnya, partai ummat 35 persen orang PAN," katanya.

Sealin itu, Kasful mengaku, ia merupakan pendiri PAN di Kabupaten Bandung.

"Pada tahun 98 cari orang itu susah, dari 45 kecamatan, mampu (mendirikan PAN) di 27 kecamatan. Saya pernah menjadi ketua PAN (Kabupaten Bandung) terpilih anggota dewan dari PAN," ucapnya.

Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved