Breaking News:

Warga Balongan Tuntut Ganti Rugi

Mulai Hari Ini, Warga Terima Ganti Rugi Kerusakan Fisik Terdampak Ledakan Tangki di Kilang Balongan

PT Pertamina menjalan komitmennya dengan memberikan biaya perbaikan atas kerusakan bangunan dan properti warga yang terdampak ledakan tangki

Penulis: Handhika Rahman | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Warga saat menandatangani berita acara penerima biaya ganti rugi kerusakan fisik dampak ledakan tangki Kilang Balongan di Kantor Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Kamis (29/4/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - PT Pertamina menjalan komitmennya dengan memberikan biaya perbaikan atas kerusakan bangunan dan properti warga yang terdampak ledakan tangki di areal Kilang Balongan.

Pada hari ini, di Kantor Kecamatan Balongan, sejumlah warga yang terdampak itu mulai menerima buku tabungan yang menjadi saran pembayaran ganti rugi.

"Pertamina bekerjasama dengan Bank BRI akan memulai tahap pertama pembagiannya kepada warga dari desa Kesambi dan Desa Wismajati," ujar Unit Manajer Communication Relation & CSR Kilang Pertamina Balongan, Cecep Supriyatna, Kamis (29/4/2021). 

Baca juga: Pertamina Sebut Ganti Rugi Immaterial dan Psikis Tak Bisa Dinilai dengan Rupiah, Kecuali Perawatan

Baca juga: BREAKING NEWS Sebulan Pasca-Ledakan Kilang Balongan, Warga Unjuk Rasa Tuntut Ganti Rugi ke Pertamina

Warga berunjukrasa di depan PT Pertamina RU VI Balongan, Indramayu, Kamis (29/4/2021).
Warga berunjukrasa di depan PT Pertamina RU VI Balongan, Indramayu, Kamis (29/4/2021). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

Cecep Supriyatna mengatakan, ada sebanyak 429 warga yang rumah dan propertinya di Blok Kesambi Desa Balongan dan Blok Wismajati Desa Sukaurip yang menerima biaya ganti rugi.

Angka tersebut merupakan hasil verifikasi bertahap atas pendataan kerusakan bangunan dan properti warga yang telah dinyatakan layak dan lengkap.

Adapun untuk pencairannya, warga yang sudah menandatangani berita acara tinggal melengkapi dokumen yang menjadi persyaratan, setelah itu uang ganti rugi akan dikirim melalui nomor rekening masing-masing paling lambat Senin besok.

Cara ini ditempuh untuk mempercepat proses dan memudahkan warga menerima uang perbaikan, mengingat secara keseluruhan ada sebanyak 3.074 warga terdaftar menerima pembayaran biaya ganti rugi fisik.

Cecep Supriyatna menambahkan, besaran biaya yang dibayarkan merupakan hasil dari verifikasi tim gabungan teknis dari PUPR dan Kimrung Kabupaten Indramayu.

Penetapan besaran biaya ini mengacu pada SK Bupati nomor 641/Kep.153-PUPR/2021 tanggal 8 Maret 2021 tentang Penetapan Harga Satuan Bangunan Gedung/Negara Tahun 2021.

"Biaya yang diberikan tidak hanya menghitung biaya perbaikan kerusakan, namun juga sudah menghitung biaya tukang untuk memperbaiki," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved