Breaking News:

Cegah Mudik Lebaran 2021, Ketua Satgas Covid-19 Minta Provider Tambah Kapasitas Jaringan Internet

Ketua Satgas Covid-19, Doni Monardo, meminta provider menambah kapasitas jaringan internet selama lebaran tahun ini.

Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Rakor Penanganan Covid-19 Wilayah Jawa Barat di Pendopo Bupati Cirebon, Jalan Kartini, Kota Cirebon, Kamis (29/4/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Ketua Satgas Covid-19, Doni Monardo, meminta provider menambah kapasitas jaringan internet selama lebaran tahun ini.

Hal tersebut untuk memaksimalkan komunikasi virtual selama Lebaran sehingga keinginan mudik benar-benar dapat ditekan.

Pasalnya, berdasarkan data yang dikumpulkan Kemenhub RI terdapat tujuh persen masyarakat tetap berencana mudik Lebaran 2021.

Baca juga: Jalur Laut Dijaga Polisi di Indramayu, Cegah Pemudik yang Nekat Pulang Kampung Naik Perahu

Padahal, menurut dia, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan melarang mudik dan posko penyekatan juga telah disiapkan.

"Semua pihak harus bekerja keras untuk menekan keinginan mudik ini," kata Doni Monardo saat Rakor Penanganan Covid-19 Wilayah Jawa Barat di Pendopo Bupati Cirebon, Jalan Kartini, Kota Cirebon, Kamis (29/4/2021).

Ia mengatakan, jika memungkinkan maka fasilitas internet gratis juga diberikan kepada masyarakat yang secara ekonomi mempunyai keterbatasan.

Agar komunikasi di desa dan kota berjalan lancar sehingga jumlah tujuh persen tersebut dapat ditekan semaksimal mungkin.

Doni berharap upaya semacam itu membuat pengalaman mudik Lebaran 2020 tidak terulang pada tahun ini dan penyebaran Covid-19 di Indonesia dapat terkendali.

Baca juga: Ridwan Kamil Bilang Kalau Nekat Mudik Tahun Ini Bisa Bikin Indonesia Bernasib Seperti India

"Kalau bisa perusahan juga mendukung posko-posko juga agar mendapatkan fasilitas internet lebih lama," ujar Doni Monardo.

Ia menyampaikan, Presiden RI, Joko Widodo, juga berpesan agar setelan penanganan Covid-19 saat ini harus dipertahankan.

Sebab, setelan tersebut dinilai efektif dalam menekan penyebaran kasus Covid-19 sehingga tidak boleh berubah untuk memaksimalkan penanganannya.

Rapat koordinasi itupun tampak dihadiri jajaran Forkopimda Jawa Barat dan Forkopimda Kota serta Kabupaten Cirebon.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved