Breaking News:

Warga Bandung Ditemukan Tewas di Penginapan Garut, Polisi Temukan Hasil Antigen Covid-19 di Kamarnya

Muslih Hidayat mengatakan di kamar yang dipakai YS menginap ditemukan surat keterangan antigen yang menyatakan bahwa YS positif Covid-19.

Istimewa
pria ditemukan tewas di penginapan di Jalan Merdeka, Kecamatan tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (28/4/2021) dini hari pukul 01.00 WIB. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNCIREBON.COM, GARUT - Seorang pria ditemukan tidak bernyawa di salah satu penginapan di Jalan Merdeka, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (28/4/2021) dini hari pukul 01.00 WIB.

Pria tersebut berinisial YS (56) dan diduga meninggal dunia karena Covid-19.

Kasubbag Humas Polres Garut Ipda Muslih Hidayat mengatakan di kamar yang dipakai YS menginap ditemukan surat keterangan antigen yang menyatakan bahwa YS positif Covid-19.

Baca juga: Jenazah Covid-19 Dibakar di Tempat Parkir Akibat Gelombang Tsunami Covid-19 di India Makin Parah

Baca juga: Varian Corona dari India Masuk Indonesia, Pakar Imbau Jangan Mudik: Jangan Kembali ke Awal Pandemi

pria ditemukan tewas di penginapan di Jalan Merdeka, Kecamatan tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (28/4/2021) dini hari pukul 01.00 WIB.
pria ditemukan tewas di penginapan di Jalan Merdeka, Kecamatan tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (28/4/2021) dini hari pukul 01.00 WIB. (Istimewa)

"Ditemukan dalam keadaan miring di atas tempat tidur, kemudian ditemukan surat antigen atas nama YS dinyatakan positif (Covid-19)," katanya saat dihubungi Tribunjabar.id.

Identitasnya YS diketahui beralamat di Antapani Kota Bandung yakni Jalan Rindu Sari Raya No. 9 RT001 RW019 Desa Antapani Kecamatan Antapani.

YS pertamakali ditemukan sudah tidak bernyawa di kamar nomor 19.

Salah seorang petugas penginapan awalnya beberapa kali memanggil YS namun tidak ada jawaban.

Akhirnya petugas penginapan membuka kamar tersebut dan mendapati YS sudah tidak bernyawa.

"YS dievakuasi oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Garut ke RSUD dr. Slamet Garut untuk ditangani selanjutnya" kata Muslih.

Baca juga: THR PNS, TNI dan Polri Cair Rabu 28 April, PNS Jabar Harap Sabar, Pencairan Belum Bisa DIpastikan

Baca juga: GEMPA BARU SAJA TERJADI, Berkekuatan 5,6 Magnitudo, BMKG Sebut Berpusat di Sukabumi Jawa Barat

Kronologi Kejadian

Ara (32) pengelola penginapan di Garut menceritakan kronologi awal mula YS (56) warga Bandung yang meninggal dunia.

Menurut Ara, YS sudah berada di penginapannya sejak Senin Pagi. YS datang menggunakan sepeda motor.

"Dia check in pagi hari Senin tanggal 26 April jam tujuh pagi, datang sendiri dari Bandung Antapani," katanya saat diwawancarai Tribunjabar.id, Rabu (28/4/2021).

Pada Selasa siang Ara mencoba mendatangi YS di kamarnya, menanyakan perpanjangan menginap.

"Biasa kalo udah jam 12 siang saya tanya tamu, mau diperpanjang apa tidak, ia menjawab akan diperpanjang," katanya.

Namun setelah magrib YS tidak kunjung keluar kamar, hingga malam pukul 23:30 Ara kembali mengecek kamar yang dipakai YS.

"Waktu itu jendelanya terbuka, saya niatnya mau ngasih tau agar jendela ditutup, dari jendela terlihat tangannya sudah kaku," ungkapnya.

Ia pun memutuskan untuk masuk dan memeriksa YS, betapa kagetnya saat dilihat YS sudah tidak bernyawa.

"Dipanggil juga tidak menjawab, di sampingnya ada dua tabung kecil alat bantu pernafasan," ungkapnya.

Ara pun langsung menghubungi pihak berwajib, hingga pukul 01.30 jenazah YS berhasil dievakuasi.

Ia menjelaskan terkait surat hasil test swab yang menyatakan YS positif Covid-19, surat tersebut berisi informasi bahwa YS dinyatakan positif sejak tanggal 26 April.

"Tanggalnya sama, pas kedatangannya ke sini tanggal 26 April," katanya. (*)

Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved