Breaking News:

Begini KRONOLOGI Tukang Es Krim Keliling di Tasik Nekat Membuat Uang Palsu, Akhinrya Dibekuk Polisi

Begini kronologi lengkap seorang tukang es krim keliling di Kota Tasikmalaya bisa membuat uang palsu ( upal) berbagai pecahan.

Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Ilustrasi: Barang bukti ratusan lembar uang palsu 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNCIREBON.COM, TASIKMALAYA - Begini kronologi lengkap seorang tukang es krim keliling di Kota Tasikmalaya bisa membuat uang palsu ( upal) berbagai pecahan.

Tersangka berinisial TN (44), warga Kampung Cimuncang, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Bungursari, sudah ditangkap jajaran Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota.

Dari tersangka petugas menemukan upal senilai Rp 40.040.000 berupa pecahan palsu Rp 100.000, Rp 50.000, Rp 20.000 serta Rp 5.000.

Baca juga: Tukang Es Krim Keliling di Kota Tasik Pandai Membuat Uang Palsu, Dijual Online dan Raup Untung Besar

Baca juga: Aktivitas Transaksi Meningkat Selama Ramadan BI Cirebon Antisipasi Penyebaran Uang Palsu

"Awal tahun 2021 tepatnya bulan Januari, tersangka mulai membuat upal berbagai pecahan," kata Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Doni Hermawan, di Mapolres, Rabu (28/4).

Sebelumnya ia membeli printer serta kertas HVS. Sementara teknik pembuatan upal ia pelajari dari sejumlah konten Youtube.

Awal membuat yakni dengan melakukan scan terhadap empat pecahan uang asli. Hasil scan lalu dicetak dalam printer dan menggunakan kertas HVS.

Setelah proses pencetakan kedua permukaan selesai, upal kemudian digunting sesuai ukurannya. 

Hingga kasus ini terungkap, tersangka sudah berhasil mencetak upal senilai lebih dari Rp 40 juta. Lalu memasarkannya secara online.

"Tersangka awalnya membuat akun di facebook dengan nama Asep Tasik. Melalui akun inilah ia memasarkan upal," kata Doni.

Halaman
123
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved