Breaking News:

Limbah Medis Dibuang ke TPS

Bupati Kuningan Sebut Tindakan Kriminal dan Pelanggaran Berat, Terkait Limbah Medis di TPSA Ciniru

enanggapi limbah medis yang berserakan di  TPSA yang berada di Desa Ciniru, Kecamatan Jalaksana, Kuningan Jawa Barat, mendapat tanggapan serius

TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Bupati Kuningan H Acep Purnama ditemui di acara BPN Kuningan, Selasa (23/2/2021). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Menanggapi limbah medis yang berserakan di  TPSA yang berada di Desa Ciniru, Kecamatan Jalaksana, Kuningan Jawa Barat, mendapat tanggapan serius dari Bupati Kuningan Acep Purnama.

Orang nomor satu di Kuningan ini terkejut, saat dikonfirmasi Tribun Cirebon.com, melalui sambungan selulernya.

"Apa? keberadaan limbah medis di TPSA itu merupakan pelanggaran berat dan itu merupakan tindakan kriminal," ungkap Bupati Acep saat dihubungi tadi, Selasa (2i/4/2021).

Adanya pelanggaran berat atas ditemukan limbah medis, kata Bupati Acep menyebut hendak meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk segera mencari tahu dari mana limbah jenis B3 itu dibuang.

"Ya nanti besok saya akan suruh DLH investigasi dari mana limbah itu. Dibawanya dari mana sama siapa pasti ketahuan nanti," katanya.

Baca juga: Anggota Dewan Ini Marah, Limbah Medis Kembali Dibuang Sembarangan di Kuningan: Tangkap Oknumnya

Baca juga: BREAKING NEWS Limbah Medis Berserakan di TPSA Ciniru Kuningan, Diduga Dibuang Pihak Rumah Sakit

Menurutnya asal muasal limbah medis yang dibuang ke TPSA Ciniru bisa diketahui dari masing-masing merek limbah yang ditemukan. Sehingga tidak menutup kemungkinan akan segera diketahui asal pembuangan limbah medis, seperti dari barang dan bentuk serta merk dalam kemasan tersebut.

"Nanti saya minta LH buat ambil sampelnya dan lihat merek limbahnya. Nanti bisa dilihat rumah sakit mana saja yang menggunakannya, infusan merk apa nanti dipakai dimana pasti beda antara rumah sakit, mungkin bisa beda," ungkapnya.

Perilaku dalam membuang limbah medis yang tergolong limbah B3 secara sembarangan merupakan tindakan kriminal dan sebuah pelanggaran berat. "Yaz seharusnya limbah medis diolah secara khusus karena berbahaya bagi kesehatan masyarakat. Limbah B3 kan harusnya dilakukan khusus dibakar dengan suhu sekian derajat. Ini jelas (kriminal), tidak boleh, pelanggaran berat itu apalagi limbah B3," ujarnya.

Diketahui sebelumnya, muncul limbah medis yang berserakan di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) di Desa Ciniru, Kecamatan Jalaksana, Kuningan Jawa Barat, kontan membuat Anggota Komisi III DPRD Kuningan marah. Pasalnya, kasus pembuangan limbah medis ini merupakan peristiwa kedua di masa Pandemi Covid19 terjadi selama di daerah.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Ripai
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved