Breaking News:

Gempa Bumi

Analisis Gempa Sukabumi Menurut PVMBG, soal Penyebab hingga Kondisi Geologi di Sekitar Pusat Gempa

PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDM mengungkap penyebab gempa bumi di tenggara Sukabumi, pada Selasa (27/4/2021).

shutterstock
Ilustrasi Gempa 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi ( PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM mengungkap penyebab gempa bumi di tenggara Sukabumi, pada Selasa (27/4/2021).

"Berdasarkan lokasi pusat gempa bumi dan kedalamannya, sumber gempa bumi berada pada bagian permukaan atas (interface) Lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawah Lempeng Eurasia.

Gempa bumi yang terjadi disebut juga gempa bumi bagian permukaan atas," ucap Kepala PVMBG, Andiani, dalam keterangan tertulisnya yang diterima Tribun, Selasa (27/4/2021).

PVMBG menyebut hingga jelang tengah malam, belum mendapat informasi ihwal kerusakan material bangunan maupun korban jiwa.

Adapun getaran gempa dirasakan di Rangkasbitung, Bayah, Cihara, Cilonggrang, Panggarangan, dan Bogor dengan intensitas III MMI. Dirasakan juga di Jakarta, Bandung, dan Tangerang Selatan dengan intensitas sebesar II MMI. 

Baca juga: Fakta Gempa 5,0 Guncang Sukabumi, BMKG: Gempa Berpusat di Laut dan Banyak Daerah Merasakan

Baca juga: Warga Bandung Ini Merasakan Adanya Guncangan Gempa, Tapi Mulanya Dikira Goyang karena Lapar

"Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami, meskipun berpusat di laut namun energinya tidak cukup kuat untuk menyebabkan deformasi di bawah laut," ucap Andiani.

Laporan BMKG menyebut gempa terjadi pada kedalaman 14 km dengan magnitudo M5,6. 

Ia menerangkan soal kondisi geologi di daerah terdekat gempa bumi.

Menurutnya, berdasarkan tatanan tektonik, Pulau Jawa dipengaruhi oleh zona penunjaman Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia di sebelah selatan, yang juga memberikan kontribusi tektonik berupa keberadaan sesar-sesar aktif di daratan. 

Pusat gempa bumi berada di Samudera Hindia di selatan wilayah Jabar.

Baca juga: Gempa Magnitudo 5,6 Sukabumi Kejutkan Ibu-ibu di Tasikmalaya yang Sedang Memasak Menu Buka Puasa

Baca juga: GEMPA BARU SAJA TERJADI, Berkekuatan 5,6 Magnitudo, BMKG Sebut Berpusat di Sukabumi Jawa Barat

Daerah yang berdekatan dengan pusat gempa bumi yaitu pesisir selatan Jabar, yang dominan disusun oleh batuan berumur Tersier (batuan sedimen, batugamping) dan endapan Kuarter (endapan aluvial pantai dan sungai). 

Guncangan gempa bumi akan terasa kuat pada endapan  kuarter dan batuan berumur tersier yang telah mengalami pelapukan karena bersifat urai, lepas, tidak kompak dan memperkuat efek guncangan gempa bumi.

"Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.

Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan yang diperkirakan berkekuatan lebih kecil," ujarnya.

Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved