Breaking News:

Beda dengan MUI, Bupati Majalengka Sebut Salat Idulfitri Bisa Dilakukan di Mana pun

Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk melaksanakan Salat Idulfitri di rumah masing-masing.

Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Bupati Majalengka, Karna Sobahi 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk melaksanakan Salat Idulfitri di rumah masing-masing.

Hal itu dilakukan demi mencegah terjadinya penularan Covid-19.

Berbeda dengan MUI, Bupati Majalengka Karna Sobahi mengaku tidak akan mengimbau warganya untuk melaksanakan salat Idulfitri di rumah masing-masing.

"Dalam prinsipnya kita tidak melarang (salat) tapi membatasi dengan prokes, silahkan mau di musala, mau di masjid mau di lapangan silakan," ujar Karna saat dikonfirmasi Tribun, Senin (26/4/2021).

Bahkan, Karna dengan secara tegas mengatakan, jika Pemerintah Kabupaten Majalengka nantinya akan memberikan contoh pelaksanaan salat Idulfitri di alun-alun dengan penerapan protokol kesehatan.

Baca juga: Larangan Mudik Lebaran Idulfitri 1442 Hijriyah, Ada 6 Titik Lokasi Penyekatan Tersebar di Kuningan

"Kita akan peragakan nanti di alun-alun, bagaimana melaksanakan salat Ied di alun-alun dengan protokol kesehatan, orang nanti bawa sajadahnya masing-masing, begitu masuk harus cuci tangan dan lainnya," ucapnya.

Apa yang disampaikan Karna ini, merupakan komitmennya untuk tidak melarang maupun membatasi masyarakat yang ingin menjalankan ibadah di bulan Ramadan.

Termasuk salat Idulfitri dan salat tarawih.

"Pelaksanaan ibadah selama ramadan, tahun ini tidak ada larangan boleh tarawih, boleh tadarus di gedung, masjid maupun lapangan. Tapi tetap dengan prokes ketat dan pembatasan orang 50 persen," jelas dia.

Halaman
123
Penulis: Eki Yulianto
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved