Breaking News:

Human Interest Story

Tak Punya Uang untuk Tes Antigen, Ibu di Indramayu yang Mau Melahirkan Ini Dibantu Polisi Losarang

Pekerjaan suaminya yang hanya seorang pedagang es batu tak mampu untuk membayar biaya RT-PCR atau rapid test antigen tersebut.

Foto istimewa
Kapolsek Losarang Kompol Mashudi saat mengumandangkan azan di telinga bayi di Puskesmas Losarang, Kamis (22/4/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Juliana (30), warga Desa Krimun, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, akhirnya dapat bernapas lega setelah anak keempatnya lahir dengan selamat.

Ia sebelumnya kebingungan, pasalnya, jika ingin melakukan persalinan, Juliana diharuskan menjalani pemeriksaan RT-PCR atau rapid test antigen terlebih dahulu.

Hal inilah yang membuat keluarga menolak diperiksa sehingga persalinan mesti tertunda beberapa saat.

Kejadian tersebut diketahui terjadi di Puskesmas Losarang pada Kamis (23/4/2021) sekitar pukul 20.30 WIB kemarin.

Didampingi suaminya Syarifudin (44), Juliana berterus terang tidak memiliki uang.

Pekerjaan suaminya yang hanya seorang pedagang es batu tak mampu untuk membayar biaya RT-PCR atau rapid test antigen tersebut.

Baca juga: Kabar Gembira Diterima Wagub Jabar, Tak Ada Lagi RW Zona Merah & Oranye Covid-19 di Kota Cirebon

Baca juga: Ezra Walian Mengakui Persib Bandung Bermain Buruk Lawan Persija, Janji Tampil Lepas di Leg 2 Final

Baca juga: Warga Indramayu Tak Rasakan Guncangan Akibat Gempa di Subang, Mungkin Karena Kekuatannya Kecil

Mengetahui hal itu, Kapolsek Losarang Kompol Mashudi langsung meninjau ke lokasi kejadian.

Di sana ia memberikan bantuan berupa dana untuk kelancaran proses persalinan Juliana pada malam itu.

"Selain terkendala untuk dana swab Antigen, pasien juga tidak memiliki kartu BPJS atau KIS sehingga untuk biaya persalinan di Puskesmas Losarang hasil koordinasi Kapolsek dengan Kepala Puskesmas Losarang menggratiskan dana persalinan dengan pertimbangan pasien tersebut orang tidak mampu," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Jumat (23/4/2021).

Pada kesempatan itu, Kapolsek Losarang juga memberikan santunan kepada Juliana, dengan harapan ibu tersebut tidak terbebani pikiran secara psikologis dalam menyambut kelahiran anaknya.

Anak dari pasangan Juliana dan Syarifudin itu lahir menjelang tengah malam pada 23.37 WIB. 

Bayi tersebut berjenis kelamin perempuan dan lahir secara normal, dengan tinggi badan 50 sentimeter dan berat badan 3.300 gram.

Setelah lahir, Kapolsek Losarang melantunkan azan dan Dokter Puskesmas Losarang melantunkan ikamat di telinga bayi secara bergantian disaksikan orang tua bayi.

"Semoga kelak bisa menjadi anak yang salehah," ujar dia.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved