Breaking News:

Ibu Hamil Korban Ledakan Tangki Alami Pendarahan, Pertamina Cepat Tanggap, Langsung Dapat Perawatan

Mutia (21), ibu hamil warga Desa/Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu yang mengalami pendarahan akhirnya langsung mendapat perawatan, Jumat (23/4)

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Mutia (21) ibu hamil warga Desa/Kecamatan Balongan saat mendapat perawatan di Rumah Sakit Pertamina Balongan Indramayu, Jumat (23/4/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Mutia (21), ibu hamil warga Desa/Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu yang mengalami pendarahan akhirnya langsung mendapat perawatan, Jumat (23/4/2021).

Pendarahan itu, ia alami pasca-terjadinya ledakan di 4 Tangki T-301 di areal kilang minyak PT Pertamina RU VI Balongan Indramayu pada Senin (29/3/2021) lalu.

Mengetahui soal kondisi Mutia, pada pagi hari tadi Pertamina langsung cepat tanggap dengan melakukan penjemputan dan membawa ibu satu anak itu ke Rumah Sakit Pertamina Balongan (RSPBL).

Baca juga: Ibu Hamil Alami Pendarahan Pascaledakan Pertamina Balongan Indramayu, Tak Punya Uang untuk Berobat

Mutia (21), ibu hamil warga Blok Balongan Dua RT 4 RW 2 Desa/Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu yang mengalami pendarahan, Kamis (22/4/2021).
Mutia (21), ibu hamil warga Blok Balongan Dua RT 4 RW 2 Desa/Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu yang mengalami pendarahan, Kamis (22/4/2021). (TribunCirebon.com/Handhika Rahman)

Selain Mutia, Pertamina juga membawa ibu hamil lainnya, Komariyah (34) di desa setempat untuk ikut diperiksa kandungannya.

Section Head Health Kilang Pertamina Balongan, dr Bernardo L Tobing mengatakan, tim medis sudah melakukan interview dan pemeriksaan fisik umum.

Lebih lanjutnya, tim medis akan melakukan observasi lebih dalam lagi dibantu dokter spesialis kebidanan dan kandungan guna memastikan kondisi kedua ibu hamil itu dalam keadaan baik-baik saja.

"Dan untuk ibu Mutia ini sepertinya akan direncanakan untuk menjalani rawat inap untuk observasi lebih dalam lagi demi mengetahui kondisi pastinya," ujar dia.

Meski demikian, dr Bernardo L Tobing memastikan, untuk kondisi janin yang berada di dalam kandungan Mutia maupun Komariyah sejauh ini masih aman.

Seperti diketahui, saat ini Mutia tengah mengandung anak keduanya yang masih berusia 3 bulan kandungan.

Baca juga: PT Pertamina Sampaikan Duka Mendalam Atas Meninggalnya Pelajar Indramayu Akibat Insiden Kebakaran

Jenazah AF (18) saat hendak diantar ke pemakaman di rumah duka di Desa Juntikedokan, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Selasa (20/4/2021) malam.
Jenazah AF (18) saat hendak diantar ke pemakaman di rumah duka di Desa Juntikedokan, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Selasa (20/4/2021) malam. (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)
Halaman
12
Penulis: Handhika Rahman
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved