Breaking News:

Pelarangan Mudik

Mau Tak Mau, Ikhlas Tak Ikhlas Tetap Harus Terima Kenyataan, Faktanya Larangan Mudik Diperpanjang

Jika sebelumnya larangan mudik berlaku dari 6-17 Mei 2021, pemerintah menambah jadi H-14 dan H+7.

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Kendaraan para pemudik yang melintasi Jalur Pantura Indramayu, Kamis (31/5/2020). 

TRIBUNCIREBON.COM, JAKARTA - Pemerintah memperpanjang masa larangan mudik lebaran 2021.

Jika sebelumnya larangan mudik berlaku dari 6-17 Mei 2021, pemerintah menambah jadi H-14 dan H+7.

Itu berarti larangan mudik terbaru akan dimulai 22 April sampai 24 Mei 2021.

Dengan demikian, larangan mudik terbaru tersebut sudah dimulai hari ini.

Dalam surat edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 yang ditandangani Doni Monardo yang diterima TribunJabar.id, juga ditambakan beberapa aturan perjalanan baik darat, udara maupun laut.

Di antaranya aturan pelaku perjalanan baik udara, darat maupun laut untuk menunjukkan minimal surat keterangan hasil negatif GeNose.

Selain itu juga akan dilakukan tes rapid antigen secara acak pada penumpang angkutan darat.

Penyekatan Terus Dilakukan

Anggota Polres Sumedang masih mematangkan rencana penyekatan kendaraan pemudik setelah adanya larangan mudik lebaran dari pemerintah pusat tahun ini.

Kemungkinan, titik penyekatan tersebut akan diadakan di perbatasan Kabupaten Sumedang yakni di Kecamatan Jatinangor yang berbatasan dengan Kota Bandung dan Kecamatan Tomo yang berbatasan dengan Kabupaten Majalengka.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved