Breaking News:

Larangan Mudik Lebaran Idulfitri 1442 Hijriyah, Ada 6 Titik Lokasi Penyekatan Tersebar di Kuningan

Kepolisian Kuningan membuat enam titik penyekatan untuk mencegah masuknya para pemudik dari luar kota

Istimewa
Apel Pasukan Operasi Ketupat Lodaya di Mapolres Kuningan. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Kepolisian Kuningan membuat enam titik penyekatan untuk mencegah masuknya para pemudik dari luar kota. Penyekatan itu seiring dengan kebijakan pemerintah yang melarang  mudik Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah mulai 22 April hingga 24 Mei 2021.

 “Adanya larangan mudik Polres Kuningan melakukan antisipasi untuk mencegah gelombang mudik ke Kuningan. Setidaknya terdapat 6 titik penyekatan di wilayah perbatasan yang menghubungkan Kuningan dengan kabupaten/kota lain,” ungkap Kapolres Kuningan AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya kepada wartawan, Kamis (22/4/2021).

Sebanyak 6 titik lokasi penyekatan di wilayah perbatasan-perbatasan yang dilakukan jelang lebaran tahun 2021.
“Tekniknya tidak lain kepada petugas akan diterjunkan untuk menjaga di pos-pos penyekatan.
Untuk jumlah 6 titik lokasi tadi, yakni pos sekat di Mandirancan, Tugu Sampora, Jatimulya, Desa Cibingbin, Desa Cipasung dan pos sekat alternatif di Desa Pancalang,” tambah Kabagops Kompol Tri Sumarsono.

Baca juga: Jadwal Azan Magrib Kabupaten Cirebon Kamis 22 April, Dilengkapi Doa & Tuntunan Nabi saat Buka Puasa

Baca juga: Jadwal Azan Magrib Kota Cirebon Kamis 22 April, Dilengkapi Doa dan Tuntunan Rasul Tentang Buka Puasa

Baca juga: Sidang Lanjutan Ibu Gugat Anak di Majalengka, Ibu Sampaikan 3 Poin Gugatan Terhadap Anak Angkatnya

Penjagaan petugas di sejumlah titik dalam lokasi penyekatan itu untuk mencegat pemudik agar putar balik.

 “Dalam pelaksanaannya itu sekaligus pencegahan warga di daerah terhadap paparan COvid-19 terjadi dari warga urban saat mudik nanti,” ungkapnya.

Sasaran prioritas pada saat penyekatan yaitu pemeriksaan kesehatan bagi pemudik yang akan masuk ke wilayah Kabupaten Kuningan. Kemudian menyediakan ruang isolasi terkait posko yang ada di setiap desa.

“Namun apabila pemudik atau yang akan pulang ke desanya tidak membawa surat kesehatan, maka tidak diperbolehkan,” ujarnya.(*)

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved