Breaking News:

Ada Puluhan Ribu TKI Asal Indramayu di Luar Negeri, Satgas Belum Terima Laporan Ada yang Akan Mudik

Seperti diketahui, Kabupaten Indramayu menjadi salah satu daerah pengirim PMI terbesar di Indonesia.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Ilustrasi TKI: Ratusan Penyalur Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) atau sponsor rekrutment Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari wilayah Kabupaten Indramayu, Cirebon, dan Subang menuntut Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani dipecat dari jabatannya di Desa Mekarsari, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu, Selasa (30/6/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Larangan mudik diberlakukan Satgas Covid-19 nasional untuk lebaran tahun ini.

Larangan tersebut juga berlaku bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berada di luar negeri.

Seperti diketahui, Kabupaten Indramayu menjadi salah satu daerah pengirim PMI terbesar di Indonesia.

Ada puluhan ribu PMI asal Kabupaten Indramayu yang bekerja di berbagai negara penempatan.

Baca juga: Persib Kebobolan 2 Gol Seklaigus dari Persija Jakarta di Babak Pertama Final Piala Menpora 2021

Baca juga: Cara Gampang Keluarkan Gula Darah di Tubuh dalam Waktu 3 Hari, Jangan Sampai deh Anda Kena Diabetes

Kendati demikian, sampai dengan saat ini, Satgas Covid-19 belum bisa memastikan apakah ada PMI yang akan pulang pada lebaran nanti.

"Untuk PMI, sampai sekarang belum ada laporan dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) terkait kepulangan mereka," ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara saat ditemui Tribuncirebon.com di ruangannya, Kamis (22/4/2021).

Deden Bonni Koswara menyampaikan, soal kepulangan para PMI ini biasanya laporannya akan masuk terlebih dahulu ke Disnaker Kabupaten Indramayu.

Dari Disnaker akan diteruskan ke Satgas Covid-19 untuk dilakukan tindak lanjut, mengingat kedatangan mereka yang baru pulang dari luar negeri.

Kendati demikian, disampaikan Deden Bonni Koswara, sebelum para PMI itu pulang daerah asalnya, Satgas Covid-19 nasional pun sudah melakukan antisipasi dengan mengisolasi mereka saat kedatangan.

"Ada posko khusus isolasi, pada saat mereka pulang langsung dilakukan penyekatan di Jakarta," ujar dia.

Sebelumnya, Kepala Disnaker Kabupaten Indramayu, Sri Wulaningsih mengatakan, selama empat tahun terakhir, yakni 2016, 2017, 2018 dan 2019 jumlah PMI asal Kabupaten Indramayu yang berangkat ke luar negeri rata-rata mencapai 21 ribu orang.

"Namun pada 2020, jumlahnya hanya sekitar 4.000 orang. Turun drastis," ujar dia.

Baca juga: Polwan Gadungan Ditangkap Polisi, Gara-gara Unggah Foto Tak Senonoh dengan Pacar Sesama Jenis

Baca juga: Tawuran Brutal Terjadi di Karawang, Bermula dari Datangnya Ratusan Orang ke Sarimulya, Warga Melawan

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved