Breaking News:

INI Detik-detik Kapal Selam KRI Nanggala 402 Hilang Kontak di Perairan Bali, Bawa 53 Awak

dilaksanakan prosedur pencarian oleh unsur-unsur Satgas : KRI REM, KRI GNR dan KRI DPN dengan menggunakan SONAR AKTIF

Penulis: Machmud Mubarok | Editor: Machmud Mubarok
Facebook/World Defense Zone
KRI Nanggala 402 saat berlatih bersama kapal selam nuklir AS USS Oklahoma City (SSN 723). 

TRIBUNCIREBON.COM - Dinas Penerangan TNI AL menyampaikan kronologi insiden hilang kontak KRI Nanggala-402 (kapal selam) yang sedang melaksanakan latihan penembakan Torpedo SUT kepala latihan di daerah latihan kapal selam TNI AL di laut Bali, Rabu (21/4/2021).

Hari Rabu tanggal 21 April 2021 pukul  03.00 WIB KRI NGL-402 izin menyelam ke Komandan gugus tugas penembakan (Danguspurla II) sesuai prosedur untuk selanjutnya kapal menyelam untuk melaksanakan penembakan.

Namun setelah izin diberikan, KRI NGL hilang kontak dan tidak bisa dihubungi lagi.

Selanjutnya dilaksanakan prosedur pencarian oleh unsur-unsur Satgas : KRI REM, KRI GNR dan KRI DPN dengan menggunakan SONAR AKTIF di sekitar menyelamnya KRI NGL dengan  menggunakan methode CORDON 2000 yrds, namun hasil nihil.

Pada pukul 07.00 WIB, dilaksanakan pengamatan udara dengan helikopter dan menemukan tumpahan minyak di sekitar posisi menyelam.

Baca juga: Nathalie Holscher Disebut Siap Bercerai dari Sule, Oma Hetty Sebut Nathalie Sudah Siapkan Pengacara

Baca juga: Warga Binaan di Lapas Kelas II B Indramayu Ini Sudah 2 Kali Khatam Al Quran Dalam Satu Pekan Ramadan

Baca juga: Sule Jawab Soal Dugaan Nathalie Holscher yang Kabur dari Rumah Usai Posting Menangis di Medsos

Aksi yangg dilaksanakan :
- Pukul 14.00 WIB diberangkatkan KRI Rigel ( hidros) dari Jakarta dan KRI Rengat ( satuan ranjau) unt membantu pencarian menggunakan side scan sonar.
- Mengirim 2 mobil chamber ke Banyuwangi.
- Mengirim distres ISMERLO (international submarine escape and rescue leaison office), dan sdh direspons oleh AL Singapura dan AL Australia.

Data KRI Nanggala-402.

- Kapal selam ini dibangun tahun 1977 di HDW Jerman dan masuk jajaran TNI AL tahun 1981.

- Dalam pelayaran ini kondisi material dan personel siap.

- Personel on board : 53 org ( 49 ABK, 1 komandan satuan, 3 personel arsenal).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved