Breaking News:

DPRD Jabar Sorot Perbaikan Drainase di Jalan Provinsi, Agar Umur Jalan Lebih Panjang

DPRD Jabar menyoroti perbaikan drainase di jalan milik Provinsi Jabar.

Tribun Jabar/Hakim Baihaki
ILUSTRASI: Perbaikan Drainase dan Trotoar di Jalan Tuparev 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Drainase merupakan hal penting dalam suatu pembangunan jalan, seperti halnya Bappeda dan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat yang kini tengah melakukan penataan dan peningkatan jalan provinsi yang harus memikirkan pembuangan massa airnya.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat Hasbullah Rahmat mengatakan peningkatan kualitas dan penataan jalan provinsi di seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Barat sepanjang 2,360,58 kilometer harus sudah termasuk perbaikan drainasenya.

“Dalam rangka meningkatkan dan penataan jalan provinsi ini sudah termasuk drainase, jadi dia itu satu napas, peningkatan jalan secara fisik tapi penataan drainasenya di kanan kirinya, supaya umur jalannya itu lebih panjang,” ucapnya ucapnya melalui ponsel, Rabu (21/4/2021).

Dalam monitoring di Jalan Provinsi di Kabupaten Garut, Selasa (20/4/2021), Hasbulah memberikan contoh, drainase di Jalan Otista Garut harus dibenahi oleh pemerintah daerah karena sebagian warga sudah mengambil sebagian jalan untuk kepentingan bisnis mereka.

“Ke depannya kami akan meningkatkan Jalan Otista itu sudah termasuk dengan drainasenya, sehingga itu menjadi hal yang penting bagi saya dalam konsep peningkatan jalan provinsi," ujarnya.

Disinggung mengenai kinerja para mitra Komisi IV, khususnya Bappeda dan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2021, dirinya ia, perlu adanya kolaborasi dan perencanaan yang matang dengan pihak pemerintah daerah terkait pembangunan perencanaan daerah, khusunya penataan dan peningkatan kualitas Jalan provinsi.

“Pertama kami mengharapkan ke depannya kepada Bappeda tidak ada lagi perbedaan kewenangan dengan pihak Bappeda kabupaten kota dalam pengelolaan jalan provinsi, sehingga ketika provinsi mengintervensi jalannya ditingkatkan menjadi bagus, labupaten atau kotanya membangun trotoar dan drainasenya, begitu selesai di akhir tahun publik akan menikmati jalanya bagus, tidak banjir, dan pejalan kaki nyaman, dan estetikanya rapi," katanya.

Selanjutnya, pihaknya pun ingin Bina Marga Pemerintahan Provinsi Jawa Barat dapat memperbaiki sepenuhnya jalan milik provinsi setelah adanya kesepakatan jika jalan tersebut diserahkan sepenuhnya pada dinas terkait ketika ada serah terima jalan kabupaten/kota.

"Ketika ada agar jalan itu betul-betul dengan segala utilitynya diserahkan, jadi tidak hanya jalan saja tetapi derainasenya tidak, sehingga mengakibatkan kualitas dari jalan itu menjadi kurang maksimal," tutur Anggota Fraksi PAN DPRD Provinsi Jawa Barat tersebut.

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved