Breaking News:

Pakar Epidemiolog Prediksi Pandemi Covid-19 Berakhir Tahun Depan, Asalkan Konsisten Lakukan Ini

Pakar memprediksi secara akal menusia berdasarkan pembelajaran & perhitungan jika pandemi Covid-19 akan berakhir dalam kurun waktu 1-3 tahun ke depan

IRNA
Ilustrasi Virus Corona 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Alamsyah

TRIBUNCIREBON.COM, JAKARTA - Pakar Epidemiologi Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman menjelaskan Pandemi Covid-19 masih akan terus ada hingga 2 tahun semenjak kedatangannya tahun 2020.

Hal itu diungkapkannya saat acara webinar bertajuk Tingkatkan Iman, Imun, dan Aman yang diselenggarakan Paramadia, Sabtu (17/4/2021).

Menurutnya masalah prediksi Pandemi Covid-19 ini berkaca pada pandemi pertama yaitu Plague of Justinian.

Baca juga: Sinopsis Sinetron Ikatan Cinta 20 April Bukan Mas Al dan Andin, Mama Rosa yang Kini Jadi Perhatian

Plague of Justinian adalah wabah yang menginvasi Konstantinopel, ibu kota Kerajaan Byzantine yang kini menjadi Kota Istanbul di Turki. Sejarah mencatat, wabah tersebut tersebar pada tahun 541 masehi.

Wabah ini mematikan Konstantinopel dan menyebar seperti kobaran api ke Eropa, Asia, Afrika Utara, dan Semenanjung Arab. Diperkirakan 30-50 juta orang meninggal, sekitar setengah populasi dunia waktu itu.

"Cara masalah prediksi pandemi pertama, karakternya mirip dengan yang seratus tahun lalu, pandemi Covid-19 tidak selesai bahkan 2 tahun, karena karakter dari virus ini," ucap pakar Epidemiolog, Dicky Budiman, dikutip Tribunnews, Selasa (19/4/2021).

Dia juga mengungkapkan jika berbicara terkait heart immunity tidak akan tercapai dalam waktu dekat.

Walaupun telah didorong dengan adanya vaksin, virus Pandemi Covid-19 akan terus bermutasi dan menimbulkan virus baru.

"Saya melihat pertama kalau bicara heart immunity itu almost imposible sekarang, karena walaupun vaksin ada tapi kita tampaknya untuk mencapai 5 tahun ke atas masih tanda tanya, ada kriteria yang sulit dicapai pertama karena ada varian baru yang terus bermutasi," katanya.

Halaman
12
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved