Breaking News:

Ramadan

Suami Istri Telat Mandi Junub Saat Imsak, Bolehkah Melanjutkan Puasa atau Tidak? Ini Penjelasannya

Tsalis Muttaqin menjelaskan soal suami istri yang telanjur tidak mandi besar ketika imsak tiba setelah berhubungan badan karena ketiduran.

net
Ilustrasi hubungan intim suami istri: Suami Istri Telat Mandi Junub Saat Imsak, Bolehkah Melanjutkan Puasa atau Tidak? Ini Penjelasannya 

TRIBUNCIREBON.COM - Bagaiamana jika pasangan suami istri telat mandi besar atau mandi junub saat imsak?

Apakah masih bisa berpuasa atau tidak?

Termasuk apakah mengeluarkan air mani atau sperma saat berpuasa membatalkan puasa atau tidak?

Maka dari itu butuh pemahaman lebih untuk memaknai hal tersebut, sehingga momen Ramadhan 2021 dapat dijalani dengan baik.

Termasuk pemahaman soal air mani seseorang yang keluar di saat menjalankan puasa.

Tentu saja hal tersebut membatalkan puasa, namun apabila dilalui dengan proses persenggamaan (hubungan seksual).

Terlebih dengan usaha sendiri, atau yang disebut masturbasi, kedua hal tersebut apabila dilakukan saat siang hari di bulan Ramadhan tentu akan membatalkan puasa.

Seseorang tersebut dapat melanjutkan puasa dengan syarat yakni mandi junub (mandi besar) untuk membersihkan diri.

Ketua Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir IAIN Surakarta, Tsalis Muttaqin, Lc, M.S.I, memberikan penjelasannya.

Hal tersebut disampaikan Tsalis Muttaqin dalam video Tribunnews berjudul TANYA USTAZ: Apakah Mimpi Basah Membatalkan Puasa? yang diunggah pada 20 April 2020 lalu.

Tsalis Muttaqin menjelaskan soal suami istri yang telanjur tidak mandi besar ketika imsak tiba setelah berhubungan badan karena ketiduran.

Baca juga: Apakah Marah-marah atau Bertengkar dapat Membatalkan Puasa Seseorang? Ini Jawabannya

Baca juga: Berbuka Puasalah dengan Segelas Air Putih dan 3 Butir Kurma, Ini Manfaat Kurma untuk Kesehatan

Halaman
1234
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved