Breaking News:

Bayi Kembar Tiga Yang Diberi Nama Pandega di Pangandaran Itu Lahir Hanya Beda 1 Menit Sekali

Kelahiran bayi kembar tiga, pasangan Hani Nurhesty (30) dan Endi Hermawan (39) sudah keturunan dari orang tua Hani Nurhesty dahulu.

Tangkap layar video
Bayi kembar tiga dari pasangan Hani Nurhesty (30) dan Endi Hermawan (39) warga Dusun Cikalong RT 1/1, Desa Cikalong, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat berada di ruangan perinatologi. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNCIREBON.COM, PANGANDARAN - Kelahiran bayi kembar tiga, pasangan Hani Nurhesty (30) dan Endi Hermawan (39) sudah keturunan dari orang tua Hani Nurhesty dahulu.

Kedua orang tua bayi kembar tiga itu warga Dusun Cikalong RT 1/1, Desa Cikalong, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Diketahui, bayi kembar tiga ini lahir pada hari Jumat (16/4/2021) di RSUD Pandega Pangandaran dengan perbedaan waktu hanya satu menit.

Baca juga: Unik, Bayi Kembar Tiga Dinamai Pandega Satu, Pandega Dua, Pandega Tiga, Ternyata Karena Sebab Ini

Sebelum bayi - bayinya lahir, Endi sudah tahu bahwa bayi yang ada di perut istrinya itu kembar tiga.

"Ya, udah tahu waktu USG pertama di seorang satu dokter di Pangandaran," ujar Endi saat dihubungi Tribunjabar.id, Sabtu (17/4/2021).

Saat itu, singkat Endi, pertamanya istri Ia merasakan mulas dan langsung dibawa ke RSUD Pandega Pangandaran.

"Alhamdulillah, dalam usia kandungan 7 bulan lebih ketiga bayi saya lahir dalam keadaan selamat," ucapnya.

Endi mengaku, mempunyai putri kedua yang kembar tiga ini memang kata orang tua dahulu sudah ada keturunan anak kembar. 

"Tapi, turunan kembar ini dari pihak istri Saya. Tapi ini, baru ketemu lagi kembar dan malahan sekaligus kembar tiga," katanya.

Halaman
1234
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved