Breaking News:

Mendadak Jadi Miliarder Warga Indramayu Lebih Milih Beli Sawah Ketimbang Beli Mobil

Padahal, Kusminih mendapat uang ganti rugi senilai Rp 3.080.890.240 setelah menjual sawahnya seluas sekitar 9 ribu meter³.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Warga saat mendapat uang ganti rugi Pembangunan Proyek Petrochemical Complex Jabar di Kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Indramayu, Jumat (16/4/2021).  

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Walau menjadi miliader, warga yang terdampak Pembangunan Proyek Petrochemical Complex Jabar di Kabupaten Indramayu tidak berminat membeli mobil.

Hal tersebut disampaikan Kusminih (50) warga Desa Tegalsembadra saat ditemui Tribuncirebon.com seusai menerima uang ganti rugi di Kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Indramayu, Jumat (16/4/2021).

Padahal, Kusminih mendapat uang ganti rugi senilai Rp 3.080.890.240 setelah menjual sawahnya seluas sekitar 9 ribu meter³.

Baca juga: Mendadak Jadi Miliader, BPN Indramayu Berharap Warga Tak Berbondong-bondong Membeli Mobil

Baca juga: Senangnya Warga Terdampak Proyek Petrochemical Indramayu, Mendadak Jadi Miliarder Jelang Lebaran

"Beli mobil mah nanti sajalah, sekarang mah masih punya, gak papa bodong juga," ujar dia.

Kusminih menyampaikan, lebih berminat untuk membeli sawah ketimbang mobil.

Hal ini dikarenakan menjadi petani sudah menjadi mata pencarian utama keluarganya secara turun temurun.

Hal yang sama juga disampaikan, Waskinah (71) warga Desa Sukaurip. 

Ia yang diketahui mendapat uang ganti rugi senilai Rp 1.164.834.929 tidak berminat untuk membeli mobil.

"Enggak, mobil untuk apa gak bisa, mending buat beli sawah," ujar dia.

Halaman
1234
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved