Breaking News:

Gerakan Infaq 2000, Jadi Sarana Masyarakat Menengah ke Bawah di Indramayu untuk Rutin Bersedekah

Aam Susilawati mengatakan, tidak ada patokan dalam bersedekah, walau nominalnya kecil, sebesar Rp 2 ribu pun tetap akan diterima.

THE PENINSULA QATAR
ILUSTRASI SEDEKAH: Gerakan Infaq 2000, Jadi Sarana Masyarakat Menengah ke Bawah di Indramayu untuk Rutin Bersedekah 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Melalui gerakan infaq 2000, masyarakat menengah ke bawah di Kabupaten Indramayu masih bisa bersedekah.

Program yang dilakukan oleh Baznas Kabupaten Indramayu ini pun diharapkan bisa meningkatkan minat masyarakat untuk rutin berinfaq.

"Karena kan surga bukan hanya untuk orang kaya saja, orang miskin juga berhak masuk surga," ujar Pelaksana Bidang Administrasi dan SDM Baznas Kabupaten Indramayu, Aam Susilawati kepada Tribuncirebon.com, Jumat (16/4/2021).

Aam Susilawati mengatakan, tidak ada patokan dalam bersedekah, walau nominalnya kecil, sebesar Rp 2 ribu pun tetap akan diterima.

Baca juga: Pemkab Indramayu Tetapkan Besaran Zakat Fitrah Rp 30 Ribu Jika Dibayar Uang, Target Rp 29 Miliar

Baca juga: Pimpinan Pondok Pesantren di Indramayu Diduga Lakukan Pencabulan Terhadap Janda Sejak 2018

Mereka yang sudah melakukan infaq nantinya akan diberikan kupon dengan nominal sesuai dengan besarannya berinfaq.

Ia mengakui, dengan adanya program gerakan infak 2000 itu membuat kesadaran masyarakat dalam berinfaq di Kabupaten Indramayu semakin meningkat.

"Alhamdulillah banyak, apalagi kalau dulu pas sekolah masuk, banyak pelajar yang infaq," ujarnya.

Dalam hal ini Aam Susilawati menyampaikan, bagi masyarakat muslim juga diimbau untuk menunaikan Zakat Fitrah, zakat maal.

Pada Ramadan 1442 Hijriah tahun ini, pemerintah sepakat menetapkan Zakat Fitrah sebesar Rp 30 ribu per orang jika dibayar dengan uang atau setara dengan 2,5 kilogram beras.

Selain itu, Basznas Kabupaten Indramayu juga mengharapkan agar masyarakat muslim turut menunaikan Zakat Maal melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) desa atau kelurahan.

"Boleh pakai beras atau uang nanti kita berikan kupon zakat maal nominal Rp 100 ribu dan Rp 150 ribu," ujar dia.

Baca juga: Ahok Jadi Menteri Investasi Mulai Hari Ini? Berikut Daftar Menteri yang Layak Diganti

Baca juga: HEBOH Anggota DPRD Karo Serong dengan Istri PNS, 2 Kali Bercinta di Hotel, 4 Wanita Lain Jadi Korban

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved