Breaking News:

Gempa 4,9 M Guncang Sukabumi, BPBD Sebut Tak Ada Laporan Kerusakan

Koordinator Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna mengatakan, tidak ada laporan kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa

shutterstock
Ilustrasi Gempa 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4.9 (hasil analisis akhir BMKG, analisis awal 5.1 M) yang mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat sempat membuat warga kaget, Rabu (14/4/2021).

Koordinator Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna mengatakan, tidak ada laporan kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa yang cukuP kencang ini.

"Alhamdulilah enggak ada (laporan kerusakan, red)," ujar Daeng via pesan singkat.

Baca juga: Awal Ramadan 1442 H, Kasus Positif Covid-19 di Majalengka Bertambah 5, Per Rabu 14 April 2021

Baca juga: Bacaan Doa Kamilin Lengkap Dengan Artinya, Dianjurkan untuk Dibaca Setelah Menunaikan Shalat Tarawih

Diberitakan sebelumnya, Pengamat Meteorologi Geofisika BMKG Bandung, Andy Rachmadan mengatakan, hasil analisis pendahuluan gempa menunjukkan 5.1 M, setelah diupdate menjadi magnitudo 4.9.

"Hasil analisis BMKG dalam informasi pendahuluan menunjukkan gempa bumi ini memiliki magnitudo 5,1, kemudian diupdate menjadi magnitudo 4,9. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,4 LS dan 105,92 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 83 km arah Barat Daya Kota Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 21 km," kata Andy via WhatsApp.

Menurutnya, gempa bumi ini adalah gempa dangkal akibat adanya aktivitas subduksi. Dengan hasil analisis gempa ini memiliki mekanisme pergerakan naik.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," jelasnya.

"Guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Kalapanunggal, Cisaat Kabupaten Sukabumi III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu), Jakarta, Bayah, Pelabuhan Ratu, Palangpang Ciemas, Sagaranten, Curug Kembar II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang)," terangnya.

Ia menegaskan, gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Serta belum ada laporan dampak gempa bumi.*

Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved