Breaking News:

Pencairan THR

Adukan Saja ke Dinaskertrans Jawa Barat Apabila Perusahaan Tenpat Anda Bekerja Lalai Soal Bayar THR

Rachmat mengatakan Disnakertrans Jawa Barat belum menerima pengajuan kompensasi dari perusahaan yang menyatakan tidak mampu membayar THR

TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi uang pecahan Rp 50.000 

Perusahaan terdampak pandemi, katanya, bisa menyepakati teknis pembayaran THR kembali bersama para pekerjanya melalui kesepakatan.

"Itu pun dengan melampirkan bukti-bukti bahwa perusahaan ini tidak mampu. Itu saja, tetapi harus dibayarkan sesuai dengan ketentuan, tetap. Jadi cuma waktunya saja," katanya.

Baca juga: THR Tahun Ini Tetap Harus Dibayarkan Penuh, Maksimal 7 Hari Sebelum Lebaran

Baca juga: Ridwan Kamil Minta Warga Laporkan Perusahaan yang Bayar THR Tak Tepat Waktu

Klasifikasi

Sekretaris Eksekutif DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia ( Apindo ) Jabar, Rudi Martono, mengatakan kondisi sektor usaha terbagi menjadi beberapa klasifikasi.

"Ada yang terdampak sangat berat, ada yang sedang, dan ada juga yang ringan. Tentu saja bagi sektor yang tidak terlalu terdampak harus mengikuti ketentuan dari pemerintah untuk memberikan THR paling lambat H-7," ujar Rudi saat dihubungi melalui sambungan telepon, kemarin.

Saat ini, kata Rudi,masih ada sektor yang terdampak cukup berat akibat pandemi Covid-19 seperti perhotelan, transportasi, dan jasa wisata.

Selain itu ada sektor garmen dan tekstil yang terkena dampak cukup dalam karena diperparah adanya persaingan harga dengan produk impor.

Dalam kondisi pemulihan seperti ini, perundingan bipartit, ujarnya tentu sangat diperlukan. "Semua kalangan tentu memahami kondisi akibat pandemi ini." (syarif abdussalam/putri puspita)

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved