Breaking News:

Selama Dua Bulan, Polres Kuningan Ungkap 10 Kasus Narkoba

Satuan Reserse Narkoba Polres Kuningan selama kurun waktu bulan Februari s/d April 2021 telah berhasil mengungkap 10 kasus penyalahgunaan narkoba

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: dedy herdiana
Kontributor Kuningan/Ahmad Ripai
ILUSTRASI: Kapolres Kuningan AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya bareng Perwira tinggi gelar jumpa pers ungkap keberhasilan petugas tangkap tersangka kriminal di Kuningan 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Satuan Reserse Narkoba Polres Kuningan selama kurun waktu bulan Februari s/d April 2021 telah berhasil mengungkap 10 kasus penyalahgunaan narkoba.

"Jumlah itu sebagai rinciannya, yakni ada5 kasus jenis Sabu dengan total tersangka sebanyak 7 orang. Kemudian 1 kasus Psikotropika berupa obat jenis Alprazolam 1 mg dan Riklona 2 mg dengan tersangka 1 orang. Sementara 4 kasus lainnya yakni penyalahgunaan obat keras terbatas dengan mwenyeret 5 orang tersangka," ungkap Kapolres Kuningan AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, melalui Kasat Narkoba Polres Kuningan AKP Otong Jubaedi dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (13/4/2021).

AKP Otong Jubaedi menyatakan total tersangka dari 10 kasus yang berhasil diungkap jajarannya adalah sebanyak 13 orang pria.

Baca juga: Jadwal Buka Puasa dan Azan Maghrib di Kabupaten Kuningan, Lengkap dengan Doa Kamilin Setelah Tarawih

Baca juga: Jadwal Imsakiyah Ramadan 2021 di Daerah Kuningan Dilengkapi Bacaan Niat Puasa dan Doa Buka Puasa

“Para tersangka kami amankan di beberapa lokasi di wilayah Kuningan, diantaranya kecamatan Kuningan sebanyak 7 orang, kecamatan Ciawigebang 2 orang, kecamatan Sindangagung 2 orang dan kecamatan Cigugur sebanyak 2 orang," ujarnya.

Disebutkan dari para tersangka itu berhasil mengamankan barang bukti berupa Sabu sebanyak 31,77 gram, jenis psikotropika sebanyak 80 butir obat Alprazolam 1 mg dan 20 butir jenis Riklona 2 mg.

"Sementara untuk barang bukti obat keras terbatas, dari tersangka DS warga kec Kuningan kami berhasil mengamankan barang bukti obat sebanyak 25.310, dengan rincian 6.054 butir obat jenis Trihexyphendidyl sebanyak 12.626 butir obat jenis Tramadol serta 8.320 butir jenis Dextromethorphan,” ujarnya.

Terkait dengan penerapan pasal pidana yang diterapkan kepada para tersangka, AKP Otong menambahkan bahwa untuk kasus narkotika jenis sabu, pasal yang dilanggar adalah Pasal 112 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika denga ancaman hukuman penjaran minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun.

"Sementara untuk kasus penyalahgunaan obat keras terbatas, pasal yang dilanggar  adalah Pasal 197 jo. Pasal 196 UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun," ujarnya. (*)

Baca juga: Tata Cara Buka Puasa yang Dicontohkan Rasulullah SAW, dan Ada 2 Doa Buka Puasa Ramadan, Pilih Mana?

Baca juga: TERNYATA Gegara Ngalenyap, Angkot di Tasikmalaya Nyerempet Terrano dan Nyelonong Masuk Couter HP

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved