Breaking News:

Diduga akan Edarkan Pil Psikotropika Tiga Orang Warga Cilacap Dibekuk di Bendung Manganti Ciamis

Ketiga tersangka mendapatkan pil haram tersebut dari R di terminal Kalideres Jakarta. R sekarang masih dalam pencarian alias DPO.

foto/tribunjabar/andri m dani
Jajaran Polres Ciamis selama menggelar Operasi Pekat menjelang bulan Ramadan ini telah membekuk 7 tersangka pelaku penyakit masyarakat. 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Andri M Dani

TRIBUNCIREBON.COM, CIAMIS – Jajaran Satnarkoba Polres Ciamis yang tengah gencar menggelar Operasi Pekat menjelang Ramadan ini berhasil menciduk tiga warga Cilacap yang sedang berada di sisi jalan di Bendung Manganti.

Masing-masing RYP (30) warga Dona Cilacap Tengah, ES (23) penduduk Sidareja Cilacap dan Ap (30) asal Kedung Reja Cilacap.

Juga berhasil diamankan 30 butir pil alprazolam 1 mg serta 15 butir pil Clonazepam siap edar siap pakai.

Ketiga tersangka mendapatkan pil haram tersebut dari R di terminal Kalideres Jakarta. R sekarang masih dalam pencarian alias DPO.

Baca juga: THR 2021 Kapan Cair? Cek Waktu Pencairan THR PNS TNI Polri & Pencairan THR Pensiunan 2021

Baca juga: Update Daftar Duta LIDA 2021 yang Tersenggol di Top 56 dan Top 70, Grup 7 Putih Sedang Berlangsung

Tersangka RYP, ES dan Ap menurut Kapolres Ciamis AKBP Hendria Lesmana dibekuk saat berada di sisi jalan dekat Bendung Manganti sisi Sungai Citanduy di Dusun Manganti Desa Sidarahayu  Kecamatan Purwodadi Ciamis.

“Ketiga tersangka terancam ketentuan pasal 62 UU No 5 tahun 1997 tentang psikotropika,” ujar Kapolres Ciamis AKBP Hendria Lesmana yang didampingi KabagOPs Kompol  Yopi Mulyaman Suryawibawa, Kasat Narkoba AKP Darli dan Kasubag Humas Polres Ciamis Iptu Magdalena kepada para wartawan di Mapolres Ciamis, Selasa (13/4).

Selain ke-3 tersangka, jajaran Satnarkoba Ciamis juga mengamankan 30 butir pil alpazolam dan 15 butir pil clonazepam serta satu tas selendang warna hitam sebagai barang bukti.

Sementara itu pada hari Rabu (7/4) malam jajaran Satnarkoba Polres Ciamis yang tengah menggelar Operasi Pekat mengamankan IL (36) di rumahnya di Dusun Desa, Desa/Kecamatan Baregbeg.

Serta menyita 17 kantong plastik berisi cairan bening berupa oplosan ciu yang disimpan di dapur rumah pelaku. Tersangka diduga berjualan miras oplosan tersebut.

Tersangka IL mendapat ciu oplosan dari Ya, warga Wangon yang sekarang masih buron. IL menjual miras oplosan tersebut seharga Rp 30.000/kantong.

Akibat perbuatannya tersebut, IL terancam hukuman 15 tahun penjara sesuai ketentuan pasal 204 ayat (1) dan/atau ayat (2)  KUHP.

Petugas mengamankan 17 kantong plastik berisi ciu oplosan, 1 tas gendong, 1 HP dan uang tunai Rp 50.000 sebagai barang bukti.

Baca juga: Gus Baha Sebut Mencari Nafkah itu Wajib demi Menghindari Kemiskinan: Hargai yang Tak Bisa Tarawih

Baca juga: Oknum Dosen Diduga Mencabuli Gadis SMA Keponakannya Sendiri dengan Modus Terapi Kanker Payudara

Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved