Breaking News:

Sambut Bulan Suci Ramadan 1442 H, Warga di Kuningan Pawai Obor Keliling Kampung Sambil Bersholawat

kaum perempuan termasuk ibu-ibu pun larut dalam mengikuti kegiatan tersebut.  Bacaan sholawat pun menyertai dalam pawai obor tadi.

TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Pawai obor di Kelurahan Cigadung Kecamatan Cigugur Kuningan Jawa Barat untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1442 H, Minggu (11/4/2021) malam. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN -  Warga di Kelurahan Cigadung, Kecamatan Cigugur, Kuningan Jawa Barat menggelar pawai obor, Minggu (11/4/2021) malam. Kegiatan tersebut merupakan budaya warga muslim setempat saat menyambut pelaksanaan ibadah puasa di Bulan Ramadan yang tinggal beberapa hari lagi.

Ketua Karang Taruna Kelurahan Cigadung, Anang saat ditemui mengatakan bahwa kegiatan ini melibatkan warga  dan kalangan remaja di kampung sekitar.

"Iya kita lakukan pawai obor sebagai bentuk kebahagiaan warga dari berbagai kalangan saat menyambut Bulan Puasa di Bulan Ramadan mendatang," ungkap Anang kepada TribunCirebon.com, Minggu(11/4/2021).

Dalam kegiatan itu, kaum perempuan termasuk ibu-ibu pun larut dalam mengikuti kegiatan tersebut.  Bacaan sholawat pun menyertai dalam pawai obor tadi.

"Iya, budaya pawai obor seraya membacakan sholawat saat berkeliling kampung sudah terbiasa bagi warga kami dalam menghadapi Bulan Ramadan," ujarnya.

Baca juga: Ular Piton Sepanjang 4 Meter Santap Seekor Bebek, Petugas Damkar Kuningan Turun Tangan Tangkap Sanca

Baca juga: Nyaris Terkejar, Persib Bandung Lolos ke Semifinal Piala Menpora, Kalahkan Persebaya 3-2

Baca juga: Kisah Iing Sayuti Si Macan Festival Tari Kontemporer di Indramayu Melanglang Hingga Mancanegara

Selain kegiatan keagamaan, Anang mengatakan para pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Karamayudha juga aktif dalam kegiatan sosial lingkungan lainnya.

"Untuk kegiatan sosial lingkungan ya sepeti ini. Kemudian untuk kegiatan lainnya, Karang Taruna juga mengawal kegiatan UMKM warga setempat. Seperti diketahui ada UMKM minuman kemasan yang berbahan baku dari buah Markisa dengan hasil olahan manual," katanya.

Tidak hanya itu, kata Anang, produk UMKM minuman olahan berbahan dari rempah - rempah juga mulai berkembang.

"Untuk hasil produksi tadi, kita jual melalui offline dan online. Kemudian untuk pasar offline itu sudah masuk ke daerah kita besar. Seperti Bekasi, Depok, Tangerang, Bandung dan Jakarta," ujarnya.(*)

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved