Breaking News:

Human Interest Story

Siti Nuraida Tinggal di Rumah Reyot, Usia 3 Tahun Ditinggal Wafat Ibu, Ayah Minggat Kawin Lagi

Keluarga Aida pernah menawarkan Aida untuk tinggal di rumah mereka. Namun, Aida memilih tinggal di rumahnya yang reyot itu karena merasa nyaman di

TribunBanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan
Siti Nuraida (16) dan keponakan Asiyah (8) tinggal saat ditemui di rumah reyotnya di Desa Cimanggu, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Rabu (7/4/2021). Aida sejak usia tiga tahun sudah ditinggal ibundanya yang meninggal dunia dan ayahnya yang menikah lagi. 

TRIBUNCIREBON.COM - Kisah getir hidup Siti Nuraida, remaja 16 tahun, Desa Cimanggu, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten, membuat orang yang mengetahuinya nelangsa.

Siti Nuraida, atau kerap disapa Aida, hidup mandiri sejak usia masih 3 tahun, tinggal di rumah reyot.

Takdir yang membawanya harus bertahan hidup karena ibunya meninggal dunia, sedangkan ayahnya menikah lagi dan tak kunjung kembali.

Dia tinggal di rumah warisan neneknya yang sudah reot, bahkan miring dan berbahaya jika tak ada perbaikan.

Genting berlumut itu, bocor di sana sini ketika hujan deras.

Di usianya yang masuk remaja, Aida mendapat tanggungjawab baru.

Aida harus mengurus keponakannya karena sang kakak bercerai dengan suami dan memilih merantau ke Jakarta.

Siti Nuraida merupakan pelajar SMK, kelas 10 SMK di Pandeglang, Banten.

Namun siapa sangka, Aida, sapaan Nuraida, sudah bertahun-tahun hidup sendiri di sebuah rumah reyot di Desa Cimanggu, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Halaman
1234
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved