Breaking News:

Politik

Jokowi Minta THR untuk Buruh Harus Segera Dicairkan Jelang Lebaran: Enggak Ada Alasan Menunda

Pada hari raya lebaran atau Idulfitri 1442 H, pihak swasta diminta untuk segera membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR).

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Istimewa
Presiden Jokowi marah 

TRIBUNCIREBON.COM, JAKARTA - Pada hari raya lebaran atau Idulfitri 1442 H, pihak swasta diminta untuk segera membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR).

Tidak ada alasan untuk menunda karena pemerintah Jokowi sudah banyak memberikan stimulus agar pertumbuhan ekonomi membaik, termasuk kepada pihak swasta.

Pemberian THR itu juga diharapkan dapat menumpuhkan roda ekonomi beriringan dengan penanganan masalah Covid-19.

Maka, menjadi hal yang baik saat Presiden Joko Widodo mendorong agar pihak swasta segera memberikan tunjangan hari raya (THR) ke karyawan.

Hal ini Jokowi sampaikan dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/4/2021).

"Ini tadi disampaikan bahwa sudah waktunya pihak swasta untuk memberikan THR karena berbagai kegiatan sudah diberikan," kata Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto selepas sidang kabinet.

Airlangga mengatakan, dalam sidang kabinet, Jokowi menginstruksikan supaya pertumbuhan ekonomi dan penanganan pandemi Covid-19 berjalan beriringan.

Untuk itu, hal-hal yang mampu meningkatkan permintaan (demand) dan konsumsi harus terus dilanjutkan. Upaya ini diwujudkan salah satunya melalui pemberian THR.

"Oleh karena itu tadi dalam rapat disampaikan bahwa salah satu untuk mendorong konsumsi menjelang lebaran adalah pemberian THR kepada karyawan," ujar Airlangga.

Pemerintah, kata Airlangga, mendorong perusahaan-perusahaan membayarkan THR ke karyawan juga karena pihaknya sudah memberikan fasilitas Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved