Breaking News:

Hati-hati Klaster Keluarga Menjadi Klaster Tertinggi Distribusi Penyebaran Covid-19 di Majalengka

Sekda Majalengka mengatakan klaster keluarga mendominasi penyebaran Covid-19 dengan jumlah total sebanyak 755 orang atau 28 persen.

pixabay
Ilustrasi virus Covid-19. Banyak yang belum tahu, penularan covid-19 lebih sering terjadi di rumah sehingga muncul klaster keluarga 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Klaster keluarga menjadi distribusi terbanyak saat ini dalam penyebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Majalengka.

Hal itu diketahui dari Rapat Koordinasi Evaluasi Vaksinasi dan Persiapan Bulan Suci Ramadan di Gedung Yudha Pendopo Majalengka, Kamis (8/4/2021).

Sekretaris Daerah (Sekda) Majalengka, Eman Suherman mengatakan klaster keluarga mendominasi penyebaran Covid-19 dengan jumlah total sebanyak 755 orang atau 28 persen.

Hal itu lantaran penyebaran di lingkungan rumah sangat mudah tertular dari anggota keluarga ke keluarga lainnya.

Baca juga: Petugas Gabungan Temukan Senjata Api Laras Panjang & Pistol Mainan Saat Razia Lapas Kelas I Cirebon

Baca juga: Profil Profesor Muradi Lengkap Umur dan Agama, Guru Besar Unpad yang Jadi Komisaris Waskita

"Untuk urutan kedua, klaster Fasyankes menjadi penyumbang terbanyak juga dengan 194 kasus atau sebanyak 7 persen," ujar Eman ketika melaporkan kepada Bupati dan para tamu undangan yang datang, Kamis (8/4/2021).

Kendati demikian, sambung Eman, jumlah kasus penyebaran Covid-19 saat ini mengalami penurunan.

Hal itu berkat dari penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang ditetapkan pemerintah pusat. 

"Ini merupakan hasil dari penerapan PPKM, di mana aturan dari pemerintah pusat jadi landasannya dan sampai di pemerintah daerah," ucapnya.

Sementara, Eman menambahkan, hingga saat ini pihaknya sudah melakukan tes PCR kepada masyarakat sebanyak 17.872.

Namun, kata dia, saat ini pihaknya memfokuskan pelaksanaan vaksinasi sebagai langkah ikhtiar mengantisipasi adanya kasus Covid-19 baru.

"Hingga saat ini kasus terkonfirmasi di Majalengka sudah mencapai 2.965 kasus. Dan yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 172 orang," jelas dia.

Baca juga: Suami Cekik Istri di Depan Pelakor yang Hamil 9 Bulan, Malu Ketahuan Selingkuh dan Digerebek Warga

Baca juga: LOKER Besar-besaran Forisa Nusapersada Butuh Lulusan SMA/SMK dan S1 Paling Lambat 10 April 2021

Berikut Distribusi Kasus Berdasarkan Klaster di Majalengka:
- Keluarga : 755 (28%)
- Fasyankes : 194 (7%)
- Perkantoran : 178 (6%)
- Luar Kota/Luar negeri : 157 (6%)
- Pabrik : 83 (3%)
- Keagamaan : 41 (1%)
- Pusat Perbelanjaan : 21 (0,8%)
- Non klaster : 395 (14%)

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved