Breaking News:

Bupati Cirebon Imbau Calon PMI Tak Langsung Percaya Perusahaan yang Tawarkan Kerja ke Luar Negeri

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, imbau calon PMI asal Kabupaten Cirebon tidak langsung memercayai perusahaan yang menawarkan pekerjaan di luar negeri

TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, mengimbau calon pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Cirebon tidak langsung memercayai perusahaan yang menawarkan pekerjaan di luar negeri.

Sebab, hal itu untuk mencegah PMI asal Kabupaten Cirebon menjadi korban penipuan maupun perdagangan manusia.

Imron menegaskan, masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri harus terdaftar melalui perusahaan penyalur PMI resmi.

Baca juga: Daftar Orang Terkaya di Indonesia 2021, Bos Djarum Masih Memimpin, Budi Hartono Paling Tajir

Baca juga: Kalapas Kelas I Cirebon Tegaskan Tidak Akan Berhenti Sidak Sel Tahanan Untuk Bersihkan Barang Ilegal

"Jika terjadi sesuatu maka pemerintah bisa membantunya, karena data-datanya lengkap," kata Imron Rosyadi saat ditemui usai Diseminasi UU RI Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan PMI di Hotel Apita, Jalan Tuparev, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Rabu (7/4/2021).

Karenanya, pihaknya meminta masyarakat lebih berhati-hati terhadap perusahaan penyalur PMI tidak resmi.

Pasalnya, jika warga Kabupaten Cirebon bekerja di luar negeri melalui perusahaan tidak resmi maka akan menjadi PMI ilegal.

Ia mengatakan, saat terjadi sesuatu terhadap PMI tersebut pemerintah juga tidak dapat membantunya secara maksimal.

"Kami juga mengimbau masyarakat untuk meminta dokumen perusahaan penyalurnya sehingga saaf terjadi apa-apa langsung difollow up," ujar Imron Rosyadi.

Imron juga mengingatkan calon PMI paham betul hak dan kewajibannya. Selain itu, mereka pun harus memahami budaya negara tempatnya bekerja.

Selain itu, ia meminta masyarakat mengetahui jumlah penghasilan sehingga hak dan kewajibannya sesuai seperti yang dijanjikan perusahaan penyalurnya.

Pihaknya mendorong pemerintah desa se-Kabupaten Cirebon mengedukasi warganya yang kini bekerja di luar negeri.

"Agar mereka memiliki usaha di kampung halamannya, jadi hasil bekerja diluar negeri bukan untuk foya-foya," kata Imron Rosyadi.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved