Breaking News:

Penemuan ABK Korban Tabrakan Kapal

UPDATE Pencarian Korban Tabrakan Kapal di Perairan Indramayu, 14 ABK Masih Hilang, Kerahkan 4 Kapal

Upaya pencarian sudah memasuki hari keempat pasca-insiden tabrakan kapal yang terjadi di Perairan Indramayu, Selasa (6/4/2021).

Istimewa
Petugas saat bersiap melakukan upaya pencarian terhadap ABK yang masih hilang di Pelabuhan Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Selasa (6/4/2021).  

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Upaya pencarian sudah memasuki hari keempat pasca-insiden tabrakan kapal yang terjadi di Perairan Indramayu, Selasa (6/4/2021).

Meski demikian, sebanyak 14 Anak Buah Kapal (ABK) sampai saat ini masih hilang.

Seluruh kekuatan yang ada pun akan dikerahkan Tim SAR Gabungan dalam operasi hari ini.

Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah mengatakan, ada 4 unit kapal yang akan dikerahkan, meliputi KN SAR Wisnu, KRI Cucut Koarmabar, KP Parkit dan Kapal 1006 Polair Polda Jabar.

Baca juga: FOTO Bawah Laut Evakuasi Korban MV Barokah Jaya di Indramayu, Bangkai Kapal Mengapung

"Penyelam pun tetap kami siapkan baik dari TNI AL, Polair, termasuk dari organisasi hobi dan Basarnas Special Group (BSG) sendiri," ujar dia kepada Tribuncirebon.com di Pelabuhan Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur.

Deden Ridwansah menyampaikan, berdasarkan SAR Map Prediction yang sudah dibuat, pencarian hari ini akan lebih difokuskan dengan melakukan penyisiran.

Dengan rencana operasi, yaitu membagi tim menjadi 3 Sektor.

Tangkapan layar tim penyelam sedang berusaha mencari keberadaan korban lainnya dalam kecelakaan MV Barokah Jaya dengan MV Habco Pioneer.
Tangkapan layar tim penyelam sedang berusaha mencari keberadaan korban lainnya dalam kecelakaan MV Barokah Jaya dengan MV Habco Pioneer. (Tribuncirebon.com/Eki Yulianto)

Sektor pertama, KN SAR Wisnu melakukan penyisiran dengan luas area pencarian 50.5 NM.

Sektor kedua, KRI Cucut melakukan penyisiran dengan luas area pencarian 52.3 NM dan Sektor 3 yaitu KP Parkit dan Kapal 1006 Polair Polda Jabar melakukan penyisiran dengan luas area pencarian sejauh 8.46 NM. 

"Jika korban ditemukan akan dievakuasi menggunakan KN SAR Wisnu ke Pelabuhan Eretan Wetan untuk selanjutnya di intercept oleh Kapal Syahbandar dan RIB 01 Bandung ke Pelabuhan Eretan dan akan dibawa ke RS Bhayangkara Indramayu," ujar dia.

Baca juga: Roni Kaget Lihat Tetangganya Lari dengan Luka Bacok Dikejar 5 Orang Bawa Samurai dan Golok di Tasik

Baca juga: Sosok Abah Popon Masih Misteri, Disebut Jadi Tempat Terduga Teroris Isi Ilmu Kebal Tubuh di Sukabumi

Penulis: Handhika Rahman
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved