Breaking News:

Anak 11 Tahun di Tasik Hilang Setahun, Ditemukan Hidup Menggelandang dengan Anak Punk di Tegal

Hal itu diceritakan Tama saat diajak berbicara dari hati ke hati oleh petugas KPAID Kabupaten Tasikmalaya.

Istimewa
Tama manja bersama Iskandar, ayah kandungnya, saat dipertemukan di kantor KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (6/4). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNCIREBON.COM, TASIKMALAYA - Muhammad Rizki Nugraha Pratama alias Tama (11) yang sempat hilang setahun dan ditemukan menggelandang di Tegal, Jateng, ternyata terbawa pergaulan anak punk.

Hal itu diceritakan Tama saat diajak berbicara dari hati ke hati oleh petugas KPAID Kabupaten Tasikmalaya.

"Ternyata setelah pamit pergi dari rumah di Kecamatan Kadipaten setahun lalu, Tama ikut anak punk. Mereka naik turun truk dan akhirnya terdampar di Tegal," kata Ketua KPAID Kabupsten Tasikmalaya, Ato Rinanto, Selasa (6/4).

Baca juga: Ayah Ini Menangis Tersedu saat Bertemu Kembali Anaknya yang Hilang Setahun Ternyata Jadi Gelandangan

Selama satu minggu pertama di Tegal, Tama yang saat itu masih berusia 10 tahun, mengaku sering menangis karena ingin pulang.

Namun ia tak punya uang serta tak punya keberanian untuk menumpang truk.

Tama akhirnya terpaksa memulai hidup menggelandang bersama anak-anak punk.

"Sekadar untuk menyambung hidup, terkadang ia mengumpulkan barang bekas untuk dijual ke tempat penampungan barbek," kata Ato.

Setelah hidup tak karuan di Tegal selama setahun, keberuntungan pun akhirnya menemui Tama. Walau harus melalui razia pekat Satpol PP setempat.

Tama tertangkap razia dan diamankan ke kantor Satpol PP. Di situlah terkuak identitas Tama. Petugas kemudian menyerahkan Tama ke Polres Tegal.

"Polres Tegal melakukan kontak dengan Polsek Kadipaten, Polres Tasikmalaya Kota dan diteruskan ke KPAID," ujar Ato.

Setelah melakukan komunikasi dengan Polres Tegal serta identifikasi, diyakini bahwa anak tersebut adalah Tama yang hilang setahun lalu.

"Kami akhirnya melakukan penjemputan ke Tegal dan baru tiba kembali Selasa siang tadi," ujar Ato.

Tama pun bertemu kembali dengan Iskandar (36), ayah kandungnya, dalam suasana haru dan bahagia.

Baca juga: Profesor M Berhubungan dengan Era Setyowati di Bali dan Bantu Biayai Kuliah Miss Landscape di LSPR

Baca juga: HEBOH Oknum Guru Ngaji Cabuli Muridnya Sendiri, Warga Geram dan Membakar Tempat Ngaji di Garut

Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved