Breaking News:

Ramai Video Terduga Teroris Belajar Ilmu Kebal di Sukabumi, Ini Kata MUI Soal Ilmu Kebal

Menanggapi hal itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi, Oman Komarudin mengatakan, jangan mempercayai ilmu tersebut.

(tribunjabar/firman suryaman)
Petugas menjaga ketat lokasi penggeledahan rumah terduga teroris berinisial MT (37) di Perumahan BSM di Kelurahan/Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Rabu (20/5). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Baru-baru ini ramai sebuah video terduga teroris yang mengaku belajar ilmu kebal alias kanuragan di Sukabumi, Jawa Barat.

Menanggapi hal itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi, Oman Komarudin mengatakan, jangan mempercayai ilmu tersebut.

"Kalau ilmu-ilmu begitu bisa-bisa saja, cuma kita jangan terlalu mempercayai. Itu kalau istilah agama namanya Istijraj, ihanah atau sihir. Sebab sesuatu kejadian diluar kemampuan manusia itu ada enam.

Pertama irhas, kedua mukjizat, ketiga Karamah, keempat ma'unah, kelima sihir atau istidraj, nomor keenam ihanah," ujarnya via telepon, Senin (5/4/2021).

Baca juga: Abah Popon di Sukabumi Bisa Isi Ilmu Kebal Tubuh, Dipakai Para Teroris Saat Mau Mengebom

Baca juga: Terduga Teroris Disebut Belajar Ilmu Kebal di Cibadak Sukabumi, Abah Popon Disorot, Ini Kata Camat

"Yang dua itu (Mukjizat, red) memang itu semata-mata pemberian Allah saja ya tanpa melalui belajar, Allah memberikan karena ladang amalnya.

Kalau yang dua itu (sihir, istidraj, red) dipelajari, karena itu ilmu-ilmu kebal itu ya buat apa," katanya.

Oman pun mengutip sebuah ayat Alquran dalam surat As-Syams ayat 8 yang berbunyi "Fa alhamaha fujuraha wa taqwaha", yang berarti maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya (QS. As-Syams: 8). 

"Ya ilmu kebal itu, sebab gini dalam Alquran, Fa alhamaha fujuraha wa taqwaha, jadi orang kalau niatan jelek akan lebih didahulukan ijabahnya ketimbang orang baik," jelasnya.

"Jadi kalau orang baik meminta itu banyak cobaan-cobaannya, tapi kalau orang jahat maka Allah akan lebih memprioritaskan tanpa banyak cobaan, jadi kalau mereka punya ilmu itu ini, ya memang ada. Cuma itu memang diluar garis agama," terangnya.

Halaman
1234
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved