Breaking News:

Duh, Jalan di Sekitar Alun-alun Taman Kuningan Ambles, Banyak Pemotor Kecelakaan, Penerangan Kurang

Hati-hati bila Anda melintasi Jalan Siliwangi, tepatnya di kawasan Alun-alun Taman Kuningan.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Kontributor Kuningan/Ahmad Ripai
Hati-hati bila Anda melintasi Jalan Siliwangi, tepatnya di kawasan Alun-alun Taman Kuningan. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Hati-hati bila Anda melintasi Jalan Siliwangi, tepatnya di kawasan Alun-alun Taman Kuningan.

//

Pasalnya, wilayah tersebut kini jadi jalur rawan kecelakaan.

Adapun penyebabnya bahu jalan di kawasan Alun-alun Taman Kuningan ambles, hal tersebut menjadi penyebab beberapa pengendara motor mengalami kecelakaan di tempat tersebut.

Salah seorang warga sekitar, Ulfa, mengatakan bahwa ia sering melihat pemotor alami kecelakaan.

"Iya kang, sebelum di kasih penghadangan model begitu. Pemotor suka saja ada yang celaka," kata Ulfa salah seorang warga kawasan Taman Kota Kuningan, Senin (5/4/2021).

Menurut Ulfa, kecelakaan banyak terjadi di malam hari. Pasalnya, jalur tersebut tidak mendapat penerangan pada umumnya dan itu terjadi sejak masa PPKM berlangsung hingga saat sekarang.

"Kalau malam pemotor banyak berjatuhan. Habisnya kawasan ini gelap pas diberlakukan PPKM oleh Pemda," ungkapnya.

Ketua Komisi III DPRD Kuningan, Dede Sudrajat mengatakan, pihaknya telah melakukan pengawasan langsung terhadap pembangunan kawasan Taman Kota Kuningan yang bersumber dari Provinsi tersebut.

"Iya, dulu kami pernah ke lapangan dan sempat menemukan kejanggalan dalam pelaksanaan proyek pembangunan, namun pada saat itu ada kekurangan langsing dikerjakan. Nah, berkaitan dengan kejadian akibat jalan ambles, kami segera undang pihak ketiga untuk mempertanyakan demikian," ungkapnya.

Alasan itu, kata dia, proyek pembangunan ini masih dalam masa usia ekonomis bangunan. Seperti banyak diketahui bahwa masa itu merupakan kewajiban pihak ketiga dalam melakukan perbaikan ulang, jika ditemukan kerusakan.

"Istilahnya ada masa perawatan atau pemeliharaan dan itu sekitara 3 sampai 6 bulan sejak usai pelaksanaan pembangunan tersebut," ujarnya.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved