Breaking News:

Penemuan Korban Tabrakan Kapal

Ini Kendala Tim SAR Gabungan dalam Proses Pencairan ABK MV Barokah Jaya di Peraiaran Indramayu

Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah mengatakan dalam proses pencarian itu ada sejumlah kendala yang dihadapi.

Jentera News
Mengenal Basarnas Special Group (BSG), Recuer Terpilih yang Punya Kemampuan Khusus. Ini Kendala Tim SAR Gabungan dalam Proses Pencairan ABK MV Barokah Jaya di Peraiaran Indramayu 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Tim SAR Gabungan saat ini masih melakukan pencarian terhadap 15 Anak Buah Kapal (ABK) yang hilang usai terlibat kecelakaan antara kapal MV Barokah Jaya dengan MV Habco Pioneer.

Kepala kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah mengatakan dalam proses pencarian itu ada sejumlah kendala yang dihadapi.

Tim SAR yang berada di Posko sulit berkomunikasi dengan kapal yang berangkat untuk evakuasi tersebut.

"Kendala saat ini, komunikasi sangat sulit sehingga menyebabkan informasi kurang berkembang," ujar Deden kepada awak media di Posko SAR yang berada di Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Minggu (4/4/2021).

Baca juga: Polairud Polda Jabar Ungkap Kejanggalan dalam Insiden Tabrakan Kapal di Perairan Indramayu

Baca juga: Mayoritas ABK MV Barokah Jaya Warga Eretan Wetan Indramayu, Keluarga Masih Cemas Menunggu Kabar

Selain sulitnya komunikasi, pihaknya juga menilai kondisi cuaca di perairan Indramayu saat ini sedang tidak bersahabat.

Di titik terjadinya tabrakan, bahkan sedang terjadi hujan ringan.

"Kemudian, ketinggian gelombang mencapai 0,5 sampai 1,25 meter. Kemudian angin juga, sampai 12 not. Itu kendalanya," ucapnya.

Oleh karena itu, pihaknya sampai saat ini masih mencoba berkomunikasi dengan tiap unsur yang terlibat.

Sehingga, bisa mengetahui langkah selanjutnya.

Halaman
12
Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved