Breaking News:

Semburan Api Muncul di Sukaperna

Menteri ESDM Pastikan Insiden di Kilang Balongan Tak Pengaruhi Proyek Petrochemical Complex Jabar

proyek tersebut tetap masuk dalam proyek Pertamina, karena menjadi program nasional.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif di PT Pertamina RU VI Balongan, Indramayu, Sabtu (3/4/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Proyek Pembangunan Petrochemical Complex Jabar di Kabupaten Indramayu tidak akan terganggu walau adanya insiden meledaknya tangki di areal kilang PT Pertamina RU VI Balongan.

Hal tersebut dipastikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif saat meninjau lokasi kilang yang terbakar di PT Pertamina RU VI Balongan, Sabtu (3/4/2021).

Arifin Tasrif mengatakan, proyek tersebut tetap masuk dalam proyek Pertamina, karena menjadi program nasional.

Lanjut dia, agar kebutuhan kecukupan energi bisa terpenuhi cukup dengan yang dihasilkan dari dalam negeri.

"Ini upaya kita untuk mengurangi importasi energi dari luar negeri," ujar dia.

Seperti diketahui dalam Pembangunan Proyek Petrochemical Complex Jabar di Kabupaten Indramayu ini membutuhkan luas tanah sekitar 331,92 hektare.

Terdiri dari 2.182 bidang tanah, lokasinya berada di enam desa.

Yakni Desa Sukaurip, Tegal Sembadra, Sukareja, Balongan dan Majakerta, yang semuanya terletak di Kecamatan Balongan serta Desa Limbangan di Kecamatan Juntinyuat.

Pengamanan Kilang

Halaman
1234
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved