Breaking News:

Dua Wanita Muda Jadi Korban Pembunuhan Berantai di Kulon Progo, Pelaku Ternyata Masih Remaja

Selang 11 hari kemudian, warga di kompleks wisata Pantai Glagah kembali digegerkan dengan penemuan sesosok mayat wanita muda

Editor: Machmud Mubarok
Shutterstock
Ilustrasi pembunuhan. 

“Menurut saksi, korban dan pelaku pergi bareng. Hubungan keduanya kenal. Bukti terlampir di chat WhatsApp,” jelasnya.

Dari hasil penyelidikan tim, Nurma mengakui bahwa dirinya yang membunuh TS dan DSD.

5. Incar Kendaraan Korban

Diduga, Nurma mengincar sepeda motor milik para korban.

Sebab, di pembunuhan pertama, ia sempat menjual sepeda motor milik DSD ke Jawa Tengah.

Sementara, sepeda motor TS sudah disembunyikan dan dititipkan di penitipan di area Wates.

“Kami masih melakukan pemeriksaan pagi ini. Perkembangan selanjutnya akan kami publikasikan lagi,” tandas Jeffry.

Mayat Wanita Tanpa Identitas Ditemukan di Sermo

Aparat kepolisian dari Polres Kulon Progo melakukan olah tempat kejadian perkara penemuan mayat wanita di Wisma Sermo, Selasa (23/3/2021)
Aparat kepolisian dari Polres Kulon Progo melakukan olah tempat kejadian perkara penemuan mayat wanita di Wisma Sermo, Selasa (23/3/2021) (Tribunjogja/Sri Cahyani Putri)

Sebelumnya, warga di kawasan wisata Waduk Sermo, Kabupaten Kulon Progo digegerkan dengan penemuan sesosok mayat wanita muda di emperan sisi selatan Wisma Sermo yang berlokasi di Pedukuhan Kedung Tangkil, Kalurahan Karangsari, Kapanewon Pengasih pada Selasa (23/3/2021) pukul 17.00 WIB. 

Diduga korban tewas kurang lebih 6 jam dari waktu penemuan mayat tersebut. 

Kasatreskrim Polres Kulon Progo, AKP Munarso mengatakan informasi tersebut didapatkan dari masyarakat di sekitar lokasi penemuan mayat tersebut. 

Saat ditemukan, kondisi korban mengenakan celana jeans warna biru, kaos lengan panjang warna abu-abu, bra warna merah dan sepatu warna coklat. 

Adapun ciri-ciri korban berambut panjang sebahu dengan berat badan sekitar 50 kg dan tinggi 160 cm. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. 

Kendati demikian, ada sedikit bercak darah pada daun telinga sebelah kanan, punggung telapak tangan sebelah kanan dan leher sebelah kanan. 

Serta ada bercak darah pada celana dalam korban. 

"Tetapi kami belum bisa menyimpulkan apakah perempuan itu menjadi korban pemerkosaan sebelum akhirnya dibunuh," ucapnya usai penyelidikan di lokasi kejadian, Selasa (23/3/2021). 

Munarso melanjutkan setelah melakukan olah TKP, petugas membawa jasad korban ke RSUD Wates untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

"Apakah nanti harus ada langkah lebih lanjut, kami belum bisa memberikan penjelasan terkait ini karena harus ada analisa dari gabungan penyelidikan. Hingga saat ini, kami juga belum bisa menyimpulkan siapa pelaku di balik kasus penemuan mayat tersebut," ungkapnya. (Tribunjogja/Ardike Indah/Sri Cahyani Putri)

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Lima Fakta Pembunuhan Berantai di Kulon Progo, Korban Diberi Minuman Bersoda Campur Obat Flu, https://jogja.tribunnews.com/2021/04/03/lima-fakta-pembunuhan-berantai-di-kulon-progo-korban-diberi-minuman-bersoda-campur-obat-flu?page=all&_ga=2.45947555.661736373.1617462550-1516706711.1607779417.
Penulis: Ardhike Indah
Editor: Hari Susmayanti

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved