Breaking News:

Kesehatan

Tanda-tanda Peringatan Munculnya Diabetes dalam Tubuh, Segera Periksa Jika Muncul Tanda-tanda Ini

Untuk menjadi kewaspadaan, berikut ini adalah beberapa tanda peringatan diabetes yang umum terjadi: 

(Thinkstock)
Ilustrasi: Tanda-tanda Peringatan Munculnya Diabetes dalam Tubuh, Segera Periksa Jika Muncul Tanda-tanda Ini 

6. Penglihatan kabur 

Penglihatan kabur atau atau sesekali melihat kilatan cahaya adalah akibat langsung dari kondisi kadar gula darah tinggi. Membiarkan gula darah Anda tidak terkendali dalam waktu lama pun bisa menyebabkan kerusakan permanen, bahkan mungkin kebutaan. 

Pembuluh darah di retina menjadi lemah setelah bertahun-tahun mengalami hiperglikemia dan mikro-aneurisma, yang melepaskan protein berlemak yang disebut eksudat. 

7. Luka yang tidak sembuh dengan cepat 

Infeksi, luka, dan memar yang tidak sembuh dengan cepat adalah tanda diabetes lainnya.

Kondisi ini biasanya terjadi karena pembuluh darah mengalami kerusakan akibat glukosa dalam jumlah berlebihan yang mengelilingi pembuluh darah dan arteri. 

Diabetes bisa mengurangi efisiensi sel progenitor endotel (EPC), yang melakukan perjalanan ke lokasi cedera dan membantu pembuluh darah sembuhkan luka. 

8. Kulit yang gatal atau kering 

Kulit gatal yang munkin disebabkan oleh kulit kering sering kali bisa menjadi tanda peringatan diabetes.

Beberapa kondisi kulit lainnya, seperti kulit jadi gelap di area leher atau ketiak juga bisa menjadi tanda diabetes. 

Baca juga: Ciri-ciri Kanker Ovarium Pada Wanita Kenali Sebelum Terlambat karena Gejala Awal Mirip Penyakit Lain

Baca juga: Glaukoma dapat Sebabkan Kebutaan Permanen, Apa Bedanya dengan Katarak pada Mata? Ini Penjelasannya

9. Yeast infection atau infeksi jamur 

Diabetes dianggap sebagai keadaan imunosupresi.

Hal itu berarti meningkatkan kerentanan terhadap berbagai infeksi, meskipun yang paling umum adalah candida dan infeksi jamur lainnya.

Jamur dan bakteri tumbuh subur di lingkungan yang kaya akan gula. 

10. Penurunan berat badan 

Kadar gula darah terlalu tinggi juga bisa menyebabkan penurunan berat badan yang cepat. Karena hormon insulin tidak mendapatkan glukosa untuk sel yang digunakan sebagai energi, tubuh kemudian memecah protein dari otot sebagai sumber alternatif bahan bakar. 

Gejala diabetes lainnya Penyakit Diabetes tipe 1 pada umumnya didiagnosis pada anak-anak dan dewasa muda, meskipun dapat terjadi pada semua usia. 

Jika mengalami diabetes tipe 1, seorang anak mungkin akan mengalami gejala tambahan ini: 

- Penurunan berat badan yang tiba-tiba dan tidak disengaja 

- Sering mengompol 

- Infeksi jamur vagina pada gadis praremaja 

- Gejala mirip flu, termasuk mual, muntah, nafas yang berbau seperti buah, masalah pernafasan, dan kehilangan kesadaran 

Gejala mirip flu disebabkan ketika diabetes yang tidak terdiagnosis menyebabkan keton menumpuk di aliran darah. Kondisi ini disebut diabetic ketoacidosis (DKA). DKA adalah keadaan darurat medis dan membutuhkan perawatan medis segera. 

Sementara itu, seseorang mungkin tidak akan melihat gejala diabetes tipe 2 secara tiba-tiba. Anda mungkin didiagnosis menderita diabetes karena Anda pergi ke dokter untuk alasan berikut: 

- Infeksi persisten atau luka penyembuhan lambat 

- Komplikasi yang berhubungan dengan kadar gula darah tinggi yang berkepanjangan, seperti mati rasa atau kesemutan di kaki 

- Ada masalah jantung 

Perlu dipahami memang, Anda mungkin tidak pernah mengalami tanda peringatan diabetes yang jelas sama sekali. 

Diabetes dapat berkembang selama bertahun-tahun dan tanda peringatannya mungkin tidak kentara. 

Lantas, siapa yang berisiko terkena diabetes

Setiap jenis diabetes memiliki faktor risiko yang berbeda-beda. 

Berikut ini adalah faktor risiko diabetes tipe 1 yang baik diketahui: 

- Anak-anak 

- Remaja 

- Memiliki riwayat keluarga dengan diabetes tipe 1 

Sedangkan, faktor risiko diabetes tipe 2 di antaranya yakni: 

- Berusia di atas 45 tahun 

- Kelebihan berat badan 

- Tidak aktif bergerak 

- Merokok 

- Memiliki riwayat keluarga diabetes 

- Memiliki tekanan darah tinggi atau hipertensi 

- Memiliki kadar trigliserida atau kolesterol HDL yang abnormal 

- Orang-orang dari etnis tertentu 

- Memiliki riwayat resistensi insulin 

Baca juga: YouTuber Cantik Indramayu Tertunduk Malu Saat Ditangkap Polisi, Usai Sebar Hoaks, Ini Kontennya

Baca juga: BREAKING NEWS - Api Tiba-tiba Membesar, Warga di Sekitaran Kilang Pertamina Indramayu Panik

Diagnosis diabetes 

Jika Anda mengalami satu atau lebih tanda peringatan yang terkait dengan diabetes, lebih baik segera menemui dokter. 

Dokter juga bisa membantu mendiagnosis kondisi lain sebagai komplikasi diabets yang mungkin sudah terjadi. 

Dalam mendiagnosis diabetes, dokter biasanya ingin tahu tentang hal berikut: 

- Gejala pasien 

- Riwayat keluarga 

- Obat-obatan yang sedang dikonsumsi 

- Alergi 

Setelah menanyakan tentang gejala pasien, dokter mungkin akan memutuskan untuk menjalankan beberapa tes. 

Ada beberapa tes untuk mendiagnosis diabetes, seperti: 

- A1C: Tes ini menunjukkan rata-rata kadar glukosa darah selama 2 atau 3 bulan terakhir. Ini tidak mengharuskan Anda untuk berpuasa atau minum apapun 

- Glukosa plasma puasa (FPG): Anda harus berpuasa setidaknya 8 jam sebelum tes ini 

- Toleransi glukosa oral (OGTT): Tes ini membutuhkan waktu 2 hingga 3 jam. Kadar glukosa darah Anda diuji pada awalnya dan kemudian diulangi dengan interval selama 2 jam setelah mengonsumsi minuman manis tertentu 

- Tes glukosa plasma acak: Anda dapat menjalani tes ini kapan saja dan tidak perlu berpuasa

Berita lain terkait Penyakit Diabetes

Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved