Breaking News:

Api di Kilang Balongan Membesar Lagi

Kebut Ganti Rugi Perbaikan Rumah Akibat Ledakan Kilang Pertamina Indramayu, Selesai Sebelum Ramadan

Ganti rugi bagi warga terdampak ledakan tangki di kilang minyak PT Pertamina RU VI Balongan ditargetkan rampung sebelum bulan suci Ramadan.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Rapat sosialisasi ganti rugi rumah warga yang terdampak insiden ledakan tangki BBM di Kilang Pertamina Balongan, Jumat (2/4/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Ganti rugi bagi warga terdampak ledakan tangki di kilang minyak PT Pertamina RU VI Balongan ditargetkan rampung sebelum bulan suci Ramadan.

Proses hingga pembangunan perbaikan rumah pun akan dikebut dalam kurun waktu 7-10 hari ke depan.

"Setelah hasil rapat tadi Pertamina akan memprioritaskan tempat-tempat ibadah seperti mushola dan masjid yang rusak," ujar Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Indramayu, Suryono seusai melakukan rapat sosialisasi di Balai Desa Sukaurip, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Jumat (2/4/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS - Api Tiba-tiba Membesar, Warga di Sekitaran Kilang Pertamina Indramayu Panik

Baca juga: Warga Panik Bawa Ijazah dari Rumah Balik ke Pengungsian, Api di Kilang Pertamina Indramayu Membesar

Suryono menyampaikan, diprioritaskan nya tempat ibadah ini agar masyarakat merasa nyaman melaksanakan ibadah selama bulan suci nanti.

Adapun untuk rumah-rumah warga yang rusak, DPKPP memperkirakan ada sebanyak 1.600 rumah rusak.

Ribuan rumah itu meliputi 5 desa, yakni Desa Sukaurip, Desa Sukareja, Desa Balongan, Desa Tegalurung, dan Desa Majakerta.

Meski demikian, tim yang sudah dibentuk sebelumnya antara pemerintah daerah dan Pertamina tetap akan melakukan pendataan ulang untuk verifikasi.

Elemen masyarakat pun akan dilibatkan agar pendataan lebih transparan.

Suryono menyampaikan, pemerintah juga meminta dukungan dari masyarakat agar perbaikan rumah yang rusak bisa secepatnya selesai.

Pihaknya pun memberi dua opsi perbaikan, yakni perbaikan yang dilakukan oleh pihak Pertamina dan warga berinisiatif melakukan perbaikan secara mandiri.

"Nanti berapa biayanya yang dikeluarkan akan diganti oleh Pertamina, tinggal masyarakat melampirkan bukti kuitansi dan foto sebelum dan sesudah proses perbaikan," ujarnya.

Baca juga: Persib Harus Ekstra Waspada, Persiraja Siap Mati-matian dan Punya Slogan Lantak Laju, Ini Artinya

Baca juga: Trending di Twitter, Gubernur Papua Menyeberang ke Papua Nugini Lewat Jalur Tikus, Ini Alasan Enembe

Penulis: Handhika Rahman
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved