Breaking News:

Jabar Berstatus Siaga 1, Pengamanan Objek Vital Ditingkatkan, Ada yang Mencurigakan Segera Lapor

Kang Emil meminta masyarakat untuk waspada dengan benih-benih terorisme di sekitar lingkungannya masing-masing.

Tribun Jabar - Tribunnews.com
Gedung Sate 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan berbagai objek vital seperti kantor pemerintahan dan instansi di Jawa Barat sudah berstatus Siaga 1 dengan peningkatan pengamanan setelah terjadi deretan aksi terorisme di Makassar dan Mabes Polri beberapa hari lalu.

"Penguatan pengamanan di gedung-gedung pemerintah, di kantor-kantor polisi juga sudah dalam Siaga 1," kata gubernur yang akrab disapa Kang Emil ini di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (1/4).

Kang Emil meminta masyarakat untuk waspada dengan benih-benih terorisme di sekitar lingkungannya masing-masing.

Jika menemukan hal yang mencurigakan, katanya, diminta segera mengkoordinasikannya dengan Ketua RT, RW, atau aparat setempat lainnya.

"Saya menitipkan kepada masyarakat untuk tetap tenang, kemudian kita lawan benih-benih terorisme itu jika secara dini terdeteksi di lingkungan masing-masing, dengan cara saling komunikasi, kalau dengan gubernur ada Sapa Warga, dengar RW-nya ada siskamling dan lainnya, kita perkuat," katanya.

Baca juga: BREAKING NEWS - Emak-emak di Indramayu Geruduk Kantor Pertamina Indramayu, Protes Tak Dapat Bantuan

Baca juga: Lirik Lagu Sholawat Kang Ujang Busthomi Bareng Cici Paramida dan Siti KDI, Baru Dirilis 3 Hari Lalu

Baca juga: Persib Bandung Ditantang Persiraja, Begini Kondisi Skuat Maung Bandung Jelang Laga Menentukan

Kang Emil mengatakan jika masyarakat memiliki sahabat, teman, atau keluarga, yang memiliki pemikiran atau perilaku yang melenceng dari berbagai norma yang berlaku, maka adalah tugas semua orang untuk mengingatkannya.

"Terus kalau ada sahabat kita, kawan kita, ada perilakunya melenceng dari norma, dengan silih asah, silih asih, silih asuh, kita ingatkan, rangkul, dan sebagainya," tuturnya.

Dengan dukungan berbagai pihak, katanya, Kang Emil nerharap Jawa Barat bisa selalu kondusif. 

"Itu doa dan ikhtiar saya. Dan sehingga kita bisa fokus membahas hal-hal yang bersifat membangun, daripada kejadian seperti ini," katanya.

Kang Emil mengatakan pihaknya menyesali terjadinya peristiwa terorisme terjadi secara berurutan dari mulai kejadian di Makassar sampai Mabes Polri.

"Merentet dari Makassar, kemarin ke Mabes Polri. Tentu kita mengutuk keras terorisme ini dan tetap menjadi tantangan kita untuk selalu waspada," katanya.

Sebelumnya, aksi terorisme terjadi di depan Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3). Kemudian tiga hari setelahnya, terjadi penyerangan di Mabes Polri, Rabu (31/3). 

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved