Breaking News:

Pihak BIJB Kertajati Siapkan Lahan 67 Hektare Untuk Menunjang Perawatan Pesawat Milik Pemerintah

Pihak BBIJB telah menyiapkan lahan 67 hektare sebagai penunjang dipilihnya sebagai tempat perawatan pesawat milik pemerintah.

Istimewa
Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati, Kabupaten Majalengka. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA- Pihak Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) telah menyiapkan lahan 67 hektare sebagai penunjang dipilihnya sebagai tempat perawatan pesawat milik pemerintah.

VP of Corporate Secretary & Public Communication BIJB, Handika Suryo mengatakan sesuai arahan Presiden Joko Widodo agar segera mempersiapkan fasilitas Maintenance, Repair dan Overhaul (MRO) pesawat milik pemerintah, pihaknya sudah siap melaksanakannya.

Khususnya, terkait lahan yang akan digunakan untuk program BIJB dan PT Garuda Maintenance Facillity (GMF) tersebut.

Baca juga: Soal KBM Tatap Muka, Bupati Majalengka: Harus Dengan Kesiapan yang Matang

"Karena prinsipnya di masterplan (rencana) bandara itu sudah ada alokasi untuk fasilitas MRO. Jadi fasilitas yg paling menunjang adalah ketersediaan lahan," ujar Handika kepada Tribun, Rabu (31/3/2021).

Nantinya, jelas dia, jika sesuai rencana, Bandara Kertajati akan memiliki dua runway.

"BIJB sendiri sudah memiliki dan menyiapkan lahan seluas 67 hektar dimana pembangunan tahap I ditargetkan berdiri fasilitas di atas lahan 30 gektar. Pembangunan MRO menurutnya bisa dikebut dalam waktu satu tahun seiring dengan pengoperasian Tol Cisumdawu," ucapnya.

Ia pun memastikan, nantinya tak hanya dijadikan sebagai lokasi perawatan pesawat.

Baca juga: Pemerintah Tolak Kubu KLB, Demokrat Cianjur akan Gelar Liwetan Bersama Sebagai Bentuk Rasa Syukur

Baca juga: LIVE STREAMING Persija vs Bhayangkara Solo FC, Laga Hidup Mati untuk ke 8 Besar Piala Menpora 2021

Melainkan, penerbangan sipil dan komersil juga dilayani di bandara kebanggaan masyarakat Majalengka tersebut.

Seperti diketahui, Manajemen PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) dan PT Garuda Maintenance Facillity (GMF) langsung menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo agar segera mempersiapkan fasilitas maintenance, repair and overhaul (MRO) pesawat milik pemerintah.

Nantinya, baik pesawat TNI/Polri maupun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bisa melakukan perawatan di Bandara Kertajati.

Kerjasama bisnis ke bisnis (b to b) antara PT BIJB dan PT GMF ini tinggal menentukan pendanaan dan investor mengingat BIJB sudah memiliki lahan dan dokumen teknis lalu GMF siap dengan mengelola dengan kemampuan SDM dan sertifikasi yang sudah dimiliki. 

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved