Breaking News:

Pemerintah Tolak Kubu KLB, Demokrat Cianjur akan Gelar Liwetan Bersama Sebagai Bentuk Rasa Syukur

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cianjur Yadi Mulyadi mengatakan akan menggelar liwetan atau makan nasi liwet bersama

Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribun Jabar
Ketua DPC Demokrat Cianjur Yadi Srimulyadi 

TRIBUNCIREBON.COM, CIANJUR - Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cianjur Yadi Mulyadi mengatakan akan menggelar liwetan atau makan nasi liwet bersama dan santunan anak yatim sebagai bentuk rasa syukur atas ditolaknya permohonan kubu KLB oleh Menkumham.

"Alhamdulillah, kami bersyukur atas ditolaknya permohonan kubu KLB oleh Menkumham. Insyaa Allah kami akan adakan liwetan dan santunan anak yatim," ujar Yadi melalui sambungan telepon, Rabu (31/3/2021).

Yadi mengatakan, liwetan tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat di DPC sebagai bentuk rasa syukur.

Baca juga: BPBD Indramayu Minta Warga Sekitar Pertamina Balongan yang Bertahan di Rumah Segera Ngungsi

Baca juga: Pejabat Pertamina Bilang dari 4 Tangki yang Terbakar, 3 Sudah Dipadamkan, Sisa Satu Masih Menyala

"Syukuran juga sekaligus menyambut Ramadan," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya tetap solid mendukung AHY meski sempat ada tawaran yang cukup menggiurkan.

"Kami tak mungkin jadi pengkhianat, kami sudah mengalami nama besar SBY, tak mungkin berkhianat dari beliau dan Ketum AHY," ujarnya.

Yadi mengatakan ia sempat dihubungi oleh oknum yang dulu pengurus DPP untuk datang dengan membawa kop surat dan stempel agar mau mengikuti KLB.

"Cukup menggiurkan, cuma saya menolak ajakan tersebut," kata Yadi.

Alasan ia menolak karena tak mungkin mengkhianati partai yang sudah membesarkan nama partai terutama dirinya secara pribadi.

Baca juga: PEMERINTAH Resmi Tolak Permohonan Partai Demokrat Kubu Moeldoko, AHY Tetap Ketum Demokrat yang Sah

Yadi mengatakan pihaknya bersama dengan pengurus DPC se-Jabar sudah melakukan konsolidasi di Pangalengan dan menyatakan solid mendukung AHY.

"Di Pangalengan kami menyatakan kesepakatan antara ketua DPC se-Jabar dan DPD menguatjan kesolidan dan kekompakan serta loyal dengan kepemimpinan AHY," katanya.

Yadi menyebut hingga saat ini tak pernah ada surat atau keterangan yang dikeluarkan oleh DPC, bahkan pihaknya mengutuk keras seseorang untuk menghadiri KLB.

"Apabila ada yang mengatasnamakan maka akan dituntut secara hukum," katanya.(fam)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved