Jumat, 1 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Ini Tips Cegah Efek Samping Vaksinasi Covid-19 Pada Lansia, Salah Satunya Perbaiki Nutrisi

Vaksinasi pada warga yang berusia 60 tahun ke atas atau lansia memang memiliki regulasi berbeda.

Tayang:
shutterstocks
ilustrasi vaksin corona 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Vaksinasi pada warga yang berusia 60 tahun ke atas atau lansia memang memiliki regulasi berbeda.

Perbedaan mulai dari jeda waktu antara vaksin tahap pertama dengan kedua.

Pada orang dewasa muda, jeda vaksin punya dua alternatif. Yaitu adalah 14 hari atau 28 hari.

Sedangkan pada lansia, tidak ada alternatif dan perlu melakukan jeda hingga 28 hari.

Baca juga: Pemkab Majalengka Sediakan Layanan WiFi Gratis di Ruang Publik, Ini Titik Lokasi Internet Gratis

Baca juga: Warga Terdampak Ledakan Tangki BBM Pertamina RU VI Balongan Dilarang Pulang hingga Situasi Aman

Pemilihan jeda waktu dkarenakan beberapa penelitian mengungkapkan jika antibodi baru optimal tercapai sekitar 28 hari tersebut.

Namun perlu diperhatikan juga jika lansia dapat merasakan efek samping sedikit lebih tinggi dibandingkan dewasa muda.

Oleh karena itu Prof. Dr. dr Sitti Setiati SpPD-KGer,M.Epid menyebutkan beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah efek samping vaksin Covid-19.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Selama Ramadan di Kabupaten Tasikmalaya Dilaksanakan Malam Hari, INI ALASANNYA

Perbaiki Nutrisi
Pertama sistem imun pada lansia harus baik.

Caranya adalah memperbaiki nutrisi.

Kendalikan Komorbid, Jangan Lupa Olahraga

Ilustrasi lansia melakukan olahraga.
Ilustrasi lansia melakukan olahraga. (Shutterstock)

Selain itu kendalikan penyakit komorbid yang dimiliki.

Jangan lupa untuk menjaga kebugaran tubuh dengan olahraga secara teratur.

Peran Dokter
Selain itu Sitti juga menambahkan kendala yang sering dihadapi oleh Lansia yaitu skrining.
Menurutnya sifat skrining tidaklah mutlak dan bisa mendapatkan rekomendasi dari dokter yang merawat lansia tersebut.

"Kalau dilihat lagi terkait lansia yang tidak bisa jalan misalnya. Mungkin bukan karena infeksi tapi memang difabel, maka itu tetap boleh. Karenanya, peran dokter dan tenaga kesehatan penting untuk melihat layak atau tidak layak," katanya pada seminar virtual, Selasa (30/3/2021).

Berita tentang vaksinasi

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved