Breaking News:

Kilang Pertamina Balongan Terbakar

Pengungsi Ledakan Kilang Pertamina Komplain ke Wabup Indramayu, Banyak yang Tak Kebagian Makanan

Kedatangan Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim disambut heboh oleh warga pengungsi yang terdampak ledakan kilang minyak Pertamina RU VI Balongan

Tribun Jabar
Kedatangan Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim disambut heboh oleh warga pengungsi yang terdampak ledakan kilang minyak PT Pertamina RU VI Balongan. 

Laporan Kontributor Tribun Jabar, Irvan Maulana

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kedatangan Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim disambut heboh oleh warga pengungsi yang terdampak ledakan kilang minyak Pertamina RU VI Balongan.

Beberapa di antaranya mengaku tidak kebagian makan serta tempat pengungsian tidak nyaman.

Luki Hakim menjelaskan ia mendapat komplain dari warga.

"Tadi saya dikomplain mungkin karena keterlambatan makanan, dan juga pengungsiannya tidak nyaman," kata Lucky Hakim ketika diwawancara awak media usai meninjau posko pengungsian GOR Perumahan Bumi Patra.

Baca juga: Tinggalkan HP Untuk Rekam Wanita di Toilet, Pria Ini Nangis Menyesal Saat Ketahuan, Akhirnya di-PHK

Baca juga: Saat Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Sukabumi, Warga Ketakutan dan Memilih Bersembunyi

Baca juga: Di Tengah Kepulan Asap Tebal Kebakaran Pertamina Indramayu, Rasdinah Tetap Cari Rumput Demi Keluarga

Dikatakan Luki warga lebih nyaman berada di lokasi pengungsian sebelumnya yaitu di Pendopo Indramayu.

"Mereka minta pindah lagi kesana, tadi saya simpan kontak saya jika terjadi keterlambatan lagi kita akan hendel, kami tentu menerima kalau memang mau di pendopo," katanya.

Luki mengaku, keterlambatan makan tersebut diduga karena dapur umum kebanjiran. Seperti diketahui sebelumnya hujan yang mengguyur Indramayu semalam menyebabkan beberapa titik di lokasi pengungsian tergenang air.

Masih dijelaskan Luki, jika memang dapur umum kebanjiran pihak Pertamina seharusny memberikan solusi, "Sebenarnya ada solusinya, mereka bisa dibelikan di warteg, saya harap pihak yang disini bisa memberikan pelayanan lebih baik. Kalau tidak bisa terpaksa saya akan jemput ke Pendopo." pungkasnya.

Masih dilokasi yang sama, Dwi (40) warga Dusun Kosambi, Balongan Indramayu mengatakan, ia terlambat makan sejak dari malam hari.

Halaman
1234
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved