Breaking News:

Kilang Pertamina Balongan Terbakar

Kisah Lina saat Terjadi Ledakan Kilang Minyak Balongan, Jatuh Tersungkur hingga Dibopong Tentara

Lina Herlina (21) seorang warga Desa Sukahurip, Balongan Indramayu harus rela kakinya bengkak akibat tersandung saat menyelamatkan diri.

Editor: dedy herdiana
Tribunjabar.id/Irvan Maulana
Lina Herlina (21) seorang warga Sukahurip, Balongan Indramayu, korban ledakan kilang minyak PT Pertamina RU VI Balongan, sedang dibantu ibunya berjalan di Posko Pengungsian GOR Perumahan Bumi Patra, Selasa (30/3/2021). 

Laporan Kontributor Tribun Jabar, Irvan Maulana

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kisah warga terdampak ledakan kilang minyak PT Pertamina RU VI Balongan yang satu ini cukup memperihatinkan.

Lina Herlina (21) seorang warga Desa Sukaurip, Balongan Indramayu harus rela kakinya bengkak akibat tersandung saat menyelamatkan diri.

Pada malam saat kejadian ledakan pada Selasa (30/3/2021) dini hari, Lina tengah tertidur pulas, mengingat lokasi Dusun Sukahurip terletak hanya ratusan meter dari lokasi ledakan, Lina bangun terkagetkan karena lampu kamarnya mati sebelum terjadi ledakan.

"Waktu itu dibangunin sama ade, karena mati lampu. Ade waktu itu teriak ngebangunin karena lampunya mati juga banyak petir, taunya langsung ada ledakan semua pada keluar waktu itu," kata Lina ketika diwawancara Tribun di Posko Pengungsian GOR Perumahan Bumi Patra, Selasa (30/3/2021).

Baca juga: Trauma Kilang Minyak Meledak, Daina Minta Pertamina Beli Rumahnya yang Hanya Ditinggali Ibunya

Baca juga: Pengungsi Ledakan Kilang Pertamina Komplain ke Wabup Indramayu, Banyak yang Tak Kebagian Makanan

Lina saat itu juga mencium bau minyak tidak curiga akan terjadi ledakan, "Kalau bau limbah itu memang tiap hari, tapi yang pas hujan malam itu agak beda, dari jam 11 malam baunya agak pekat," ujarnya.

Dikatakan Lina saat itu ia disuruh tetap dirumah menjaga adiknya, sementara sang ibu mengontrol keluar, "Pas itu kata mamah kalian dirumah aja, terus mamah keluar melihat jalan raya karena banyak warga juga disitu yang demo," katanya.

Lina juga mengungkap saat bau limbah kian pekat warga sempat mendemo karena baunya tak kunjung diatasi.

Diceritakannya saat terjadinya ledakan tersebut ia langsung berlari keluar rumah bersama sang adik, namun nasib sial menimpa Lina, sandal yang ia pakai tersandung, lalu ia jatuh tersungkur serta lutut kirinya memar.

"Saya tak sempat bantuin ade, karena sayanya sendiri sakit, waktu itu sempet ditolong tentara pas saya jatuh langsung dibopong." pungkasnya.

Setelah ledakan usai, ia bersama keluarganya lantas numpang tidur di rumah tetangga nya, karena kata Lina, rumah mereka juga rusak akibat guncangan ledakan itu.

Sutiah korban yang harus mengungsi. PT Pertamina RU VI Balongan Indramayu meledak, Senin (29/3/2021).
Sutiah korban yang harus mengungsi. PT Pertamina RU VI Balongan Indramayu meledak, Senin (29/3/2021). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

Sutiah Merasa Seperti Kiamat

Warga yang menjadi korban kebakaran Kilang Minyak PT Pertamina RU VI Balongan masih mengalami trauma.

Mereka takut kembali ke rumah masing-masing untuk sementara waktu.

Sutiah (56), warga Desa/Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, korban yang trauma pascaledakan dan terbakarnya Kilang Balongan, Senin (29/3/2021).
Sutiah (56), warga Desa/Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, korban yang trauma pascaledakan dan terbakarnya Kilang Balongan, Senin (29/3/2021). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)
Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved