Breaking News:

Bocah 3 Tahun di Indramayu Nyaris Jadi Korban Reruntuhan Bangunan Ponpes akibat Angin Puting Beliung

Budi Hartono masih mengingat kejadian kemarin, terlebih anaknya yang masih berusia 3 tahun nyaris menjadi korban reruntuhan bangunan.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Budi Hartono, warga Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Minggu (28/3/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Budi Hartono (36), terlihat dengan membereskan puing-puing bangunan madrasah Pondok Pesantren Baiturrohim yang hancur di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Minggu (28/3/2021).

Ambruknya bangunan yang menjadi tempat pembelajaran agama Islam di desa setempat itu setelah diamuk angin puting beliung pada Sabtu (27/3/2021) sekitar pukul 17.00 WIB.

Budi Hartono masih mengingat kejadian kemarin, terlebih anaknya yang masih berusia 3 tahun nyaris menjadi korban reruntuhan bangunan.

Ia bahkan tak berhenti mengucap syukur walau bangunan tempatnya mengajar itu harus ambruk.

Baca juga: Aura Kharisma Gadis Majalengka Berhasil Juara 4 Miss Grand International 2020, Ini Kata Sang Ibu

Baca juga: Dua Orang Mencurigakan Diduga Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar Datang Naik Motor

"Alhamdulillah anak saya masih bisa selamat," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Budi Hartono menceritakan, pada sore hari kemarin, kawasan setempat dilanda hujan angin seperti sedang terjadi badai.

Saat itu, ia yang sedang mengajar di Madrasah lalu membuarkan anak-anak didiknya, mereka diminta segera pulang.

Sejurus kemudian, Budi Hartono menceritakan, ia lalu berlari menuju sebelah masjid untuk mengumandangkan adzan guna meminta perlindungan dari cuaca buruk.

Setelah selesai, ia kembali lagi madrasah dan membawa anaknya yang masih berada di dalam bangunan.

"Pas saya ambil anak saya langsung gubrak, semunya runtuh," ujar dia.

Akibat kejadian itu membuat seluruh barang, meliputi Al-Quran, kitab, dokumen, buku dan lain sebagainya rusak.

Bangunan madrasah ini menjadi salah satu bangunan yang mengalami rusak berat setelah disapu angin puting beliung.

Secara keseluruhan, ada 46 rumah mengalami kerusakan, empat di antaranya rusak berat.

"Buku-buku, Al-Quran, kitab, terus berkas-berkas penting ponpes dan madrasah pada rusak semua," ucap dia.

Baca juga: Aura Kharisma Gadis Majalengka Berhasil Juara 4 Miss Grand International 2020, Ini Kata Sang Ibu

Baca juga: Tak Nonton Ikatan Cinta di Indramayu Siap-siap Dikucilkan Ibu-ibu Satu Kompleks: Andai Al Suami Saya

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved